KAPOL.ID–Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Tasikmalaya menyoal Cyber Society, Bahaya Cyber Crime dan Antisipasi Hoax.
Kegiatan tersebut digelar secara virtual, Jumat (23/4/2021). Temanya sendiri “Pemerintah Hebat Masyarakat Cerdas dan Bijak.” Dengan nara sumber dari Diskominfo Kota Tasikmlaya, STMIK Tasikmalaya, Satreskrim Tasikmalaya, dan DPC Peradi.
Kegiatan digelar secara virtual atas pertimbangan konsisi masih pandemi Covid-19. Di satu sisi, publik masih dalam tahap adaptasi kebiasaan baru, di sisi lain era 4.0 menuntuk pemanfaatan teknologi digital.
Adapun yang melatari PK PMII STMIK Tasikmalaya menyoal dua tema di atas, kata Bari, karena pada zaman serba canggih berbagai informasi dapat mudah diakses.
“Kondisi tersebut sering kali dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk menyampaikan informasi demi kepentingan tertentu,” paparnya.
Sebagai aktivis mahasiswa, Bari memandang bahwa perannya bukan sekadar sibuk perkuliahan, melainkan harus ikut berperan dalam pencegahan penyebaran hoaks. Apalagi mahasiswa IT seperti dirinya, butuh kemampuan untuk mengidentifikasi hoaks.
“Ada ribuan hoaks yang tiap harinya membodohi publik. Kegiatan ini salah satu upaya menuju Tasikmalaya Smart City. Masyarakat harus cerdas dalam memilah dan memilih informasi,” lanjutnya.
Budi Hermawan dari Diskominfo Kota Tasikmalaya mengapresiasi webinar PK PMII STMIK tersebut. Katanya karenakan didasari pada krisis mental yang terlihat dari maraknya penyebaran hoaks.
Paling tidak, menurut Budi, webinar tersebut mampu menyadarkan masyarakat agar tidak terjebak hoaks. Maka harus mampu menganalisa setiap informasi yang didapat.
“Diharapkan ke depannya peserta yang mengikuti webminar ini bisa menjadi agen untuk menyaring penyebaran hoaks, ikut berpartisipasi m mencerdaskan, dan bijak dalam penggunaan gadget atau aplikasi online,” ujarnya.
Sementara Dani Ropadi nara sumber dari STMIK Tasikmalaya menaggapi bahwa PMII dapat membuktikan prestasinya yang baik. Juga aktif dalam kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi orang banyak. Terlebih menambah wawasan keilmuan dan pengalaman yang berharga untuk bekal hidupnya.
“Dengan adanya kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat, tentunya pihak kampus sangat mendukung dan mengapresiasinya,” terang Dani.
Satreskrim Kota Tasikmalaya juga mengapresiasi kegiatan PK PMII STMIK Tasikmalaya. Walaupun situasi mahis pandemi, yang seolah membatasi ruang gerak sosial masyarakat, tetapi tetap bisa eksis dengan memanfaatkan media elektronik.
“Tetap semangat dan teruslah menjadi generasi muda yang kritis dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dengan segala kreasi dan inovasi yang dapat mengedukasi masyarakat. Khususnya Kota Tasikmalaya”, Iptu Ridwan Budiarta, SH memotifasi.












