KANAL  

AMJM Tanggapi Pernyataan Presiden Jokowi

KAPOL.ID – Aliansi Mahasiswa Jabar Menggugat (AMJM) menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo pada 10 April 2022 lalu, terkait Pemilu tetap akan dilakukan di bulan Februari 2024.

Ia mengatakan bahwa gerakan mahasiswa tidak akan terkecoh dengan statement presiden.

Karena, mahasiswa menganggap dulu juga presiden jokowi melakukan hal yang sama saat menuntut tolak Omnibuslaw.

Agung Andrian Juru Bicara AMJM mengaku sudah ragu dengan statement pak presiden.

Dikatakan, dulu juga sama saat ombinuslaw pak jokowi meminta agar pembahasannya ditunda. Tapi toh akhirnya diketok juga.

“Publik sudah distrust dengan pernyataan yang tidak dibarengi dengan bukti nyata,” ujarnya.

Agung menambahkan bahwa statement yang keluar dari presiden selalu berbanding terbalik dengan kenyataan.

“Coba deh kilas balik kalo pak presiden bilang A yang kejadian malah B. Masa menteri naikkin harga minyak goreng beliau gak tahu, di publik kan dia bilangnya gak tahu. Tapi jalan aja tuh kelangkaan minyak sama harga tingginya,” ujar agung.

Ia menyimpulkan gerakan mahasiswa kali ini akan panjang dan terus mengawal amandemen konstitusi negara sebagai amanah Reformasi.

Sekarang, semangat kota benar-benar semangat Reformasi.

“Karena ini nyangkut soal amanah konstitusi negara hasil gerakan mahasiswa pada saat Reformasi. Itu wajib kita kawal. Termasuk kalo pemerintah akan aktivasi metode orba. Pasti dikawal itu,” ujarnya. ***