BUDAYA  

“Arul: Hadiah Terbaik”, Film tentang Anak Asuh Polres Tasikmalaya

Film Arul
Tangkapan layar salah satu cuplikan film Arul.

Melalui film tersebut, Rimsyahtono berharap warga bisa lebih paham menangani anak yang melakukan tindak pidana. Pembinaan lebih utama ketimbang menjatuhkan sanksi. Apalagi sampai main hakim sendiri.

Bagi Rimsyahtono juga, mengenal dunia film merupakan pengalaman baru. Dia mengaku bisa lebih menghargai sebuah karya, setelah mengetahui prosesnya. Karena katanya, membuat film ternyata susah sekali.

Sementara Ketua KPAID Tasikmalaya, Ato Rinanto menilai film Arul sebagai langkah cerdas dari kepolisian. Karena edukasi kepada warga bisa lebih efektif melalui film.

“Jadi kami harap langkah cerdas ini terus estafet, siapa pun Kapolresnya. Pasalnya, dari banyaknya kasus anak yang masuk ke KPAID rata-rata berpikir proses hukum. Karena mereka tidak paham adanya perbedaan penanganan anak berhadapan hukum (ABH),” ujar Ato.

Adapun Arul, ia mengaku sangat bangga sepenggal kisah hidupnya terangkat menjadi film. Ia juga senang bila bisa menginspirasi. Meskipun demikian, Arul tak pernah berpikir mengalihkan cita-cita menjadi bintang film.

“Tetap mau jadi polisi!” ujar Arul mantap.

Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment

Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv
Instagram : https://www.instagram.com/kapol_id