KANAL

Atasi Jumlah Pengangguran, Pemkab Garut Terapkan Sisnaker 3 in 1

×

Atasi Jumlah Pengangguran, Pemkab Garut Terapkan Sisnaker 3 in 1

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertran) Garut, Erna Sugiarti.

KAPOL.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, mulai menerapkan program Sisnaker 3 in 1 (three in one).

Kios 3 in 1 dimaksud merupakan sebuah program ekosistem digital yang menjadi platform bagi segala jenis layanan publik dan aktivitas bagi ketenagakerjaan dari mulai pusat hingga daerah.

Tujuan utamanya, untuk memudahkan masyarakat dalam mencari lapangan pekerjaan.

Kepala Dinskertran Garut, Erna Sugiarti, menjelaskan, kios 3 in 1 memiliki arti,tiga dalam satu yaitu pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat (pencari kerja).
Kalau ketiganya kita gabungkan dalam satu program atau sistem digital maka diharapkan bisa turut membantu atau memudahkan bagi masyarakat yang akan mencari pekerjaan, terutama di massa pandemi Covid-19 seperti yang terjadi di tahun,” tuturnya.

Erna pun menjelaskan, bahwa salah satu dampak yang paling dirasakan masyarakat dari pandemi Covid-19 adalah maraknya pemutusan hubungan tenaga kerja (PHK) pada sejumlah perusahaan, baik perusahaan besar , menengah hingga kecil di Indonesia, khususnya di Kabupaten Garut.

Tentu saja, jika ditambah dengan pengangguran yang ada maka sekarang, jumlah pengangguran di Kabupaten Garut akan semakin meningkat.

Melalui kios 3 in 1 inilah yang dapat diakses melalui Kemenaker.go.id lanjut Erna, diharapkan masyarakat pencari kerja bisa mengakses dan mengetahui jenis pelatihan apa saja yang telah disiapkan di masing-masing Balai Latihan Kerja (BLK).

“Disini tugas pemerintah menjadi fasilitator untuk mempertemukan antar pencari kerja dengan perusahaan, karena perusahaan juga bisa mengakses aplikasi 3 in 1 dalam mencari calon tenaga kerja sesuai dengan yang dibutuhkana,” tutur Erna, didampingi Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jamsostek, Ricky Rizki Darajat serta Kepala Bidang Produktifitas dan Kompetensi Kerja Dani Ramdani.

Ia pun menjelaskan, di Kabupaten Garut terdapat sekitar 711 perusahaan yang terdiri dari 130 perusahaan berskala besar, 321 perusahaan bersekala sedang dan 260 perusahaan skala kecli, dengan jumlah tenaga kerja sekitar 48.781 orang.

Melalui penggunaan sisten Sisnaker lajut Erna, selain memudahkan mencari akses lowongan pekerjaan, para calon tenaga kerja pun sudah bisa dibekali ilmu disertai sertifikat.

“Adapun bagi mereka yang belum mendapatkan pekerjaan dalam kurun waktu tertentu, akan secara otomatis mendapatkan insentif pemerintah berupa kartu prakerja,” imbuhnya.***