KABAR POLISI

Bandar Durian Asal Sukaraja Ditemukan Tewas di Bawah Pohon Durian di Salopa

×

Bandar Durian Asal Sukaraja Ditemukan Tewas di Bawah Pohon Durian di Salopa

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Warga Kampung Panyiraman, Desa Banjarwaringin, Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak geger. Sesosok mayat laki-laki paruh baya ditemukan tergeletak tak bernyawa di sebuah area perkebunan, tepat di bawah pohon durian, Rabu (3/6/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

​Jasad pria yang mengenakan jaket levis tersebut belakangan diketahui identitasnya bernama Nedi (52), seorang warga Kampung Cikalong, Desa Tarunajaya, Kecamatan Sukaraja. Korban sehari-harinya berprofesi sebagai bandar durian.

​Penemuan jasad korban pertama kali dilaporkan oleh Naedi, seorang warga setempat yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian

​Kapolsek Salopa AKP Kadarusman, mengungkapkan kronologi sebelum korban ditemukan meninggal dunia. Berdasarkan keterangan saksi-saksi, beberapa saat sebelum kejadian, korban sempat bertamu ke rumah warga bernama Omah untuk membeli durian yang masih ada di pohonnya.

​Saat datang, kondisi fisik korban sebenarnya sedang tidak prima. Kepada saksi, korban sempat mengaku bahwa dirinya tengah mengidap penyakit stroke ringan dan hipertensi (darah tinggi).

​“Kondisi korban saat itu bicaranya sudah agak ranyau (tidak jelas) dan cara berjalannya pun sudah tidak normal. Namun, setelah itu korban nekat pergi sendirian ke kebun yang jaraknya sekitar 100 meter dari rumah Saksi Omah. Katanya mau memetik durian yang masih ada di pohon,” ungkap AKP Kadarusman di lokasi kejadian.

​Firasat buruk rupanya menyelimuti Naedi. Merasa khawatir dengan kondisi kesehatan korban yang kurang sehat, setelah satu jam berlalu, Naedi memutuskan untuk menyusul korban ke area kebun.

​Bak disambar petir di siang bolong, langkah kaki Naedi mendadak terhenti saat tiba di lokasi. Di sana, ia mendapati bandar durian tersebut sudah terbujur kaku di tanah.

​“Saksi kaget bukan main begitu melihat korban sudah tergeletak di bawah pohon durian. Saksi langsung berteriak meminta tolong kepada tetangga hingga akhirnya melapor ke mapolsek,” terang Kapolsek.

​Tak berselang lama, petugas dari Polsek Salopa bersama Tim Medis dan dibantu jajaran Polres Tasikmalaya langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban.

​Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis, diduga kuat korban terjatuh dari atas pohon durian setinggi kurang lebih 5 meter saat hendak memetik buah. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya satu buah durian yang tergeletak tepat di dekat jasad korban.

​“Pada tubuh korban petugas tidak menemukan adanya bekas kekerasan atau luka yang mencurigakan. Kematian korban diduga murni akibat kecelakaan runtuh (terjatuh) dari pohon ditambah kondisi riwayat penyakit yang dideritanya,” pungkasnya

​Pihak keluarga yang tiba di lokasi pun menerima kejadian ini sebagai musibah. Setelah proses pemeriksaan luar selesai, jasad sang bandar durian langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Sukaraja demi proses pemakaman. (JM)