KANAL  

Bawaslu Majalengka Pertanyakan Kinerja KPU Soal DPB

KAPOL.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Majalengka kembali melakukan Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) untuk persiapan pelaksanaan Pilkada 2024 dan Pemilu serentak, Selasa, (30/3/2021).

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar Lembaga, Dede Sukmayadi menuturkan, berdasarkan data yang diperoleh KPU Majalengka, jumlah DPB Februari 2021 sebanyak 1.002.847 orang.

Dengan rincian jumlah pemilih laki-laki 497.504 orang dan jumlah prempuan 505.343 orang.

Merespon hal tersebut, Bawaslu mengingatkan kembali kepada KPU, bahwasannya masih banyak catatan yang harus diperbaiki dalam pelaksanaan pemutakhiran DPB.

“Misalnya soal DPK (Daftar Pemilih Khusus), belum sinkron dengan jumlah DPK pada Pemilu Tahun 2019. DPK yang banyaknya 9.554 orang, baru diinput sebanyak 4.573 orang hingga bulan Desember 2020 lalu. Sehingga menyisakan 4.981 orang yang belum terselesaikan,” ujar Dede Sukmayadi kepada awak media, Selasa (30/03) malam.

Bawaslu juga mempertanyakan terkait proses penginputan DPK tidak dilanjutkan atau bersambung di tahun 2021 ini.

“Ada permasalahan apa dan solusi apa yang akan dilakukan KPU Kabupaten Majalengka dalam penyempurnaan penginputan data DPK ini,” tegasnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya mengingatkan hasil rapat koordinasi DPB yang masih belum diumumkan di dalam website dan papan pengumuman KPU Majalengka sebagai keterbukaan informasi publik.

“Bawaslu mengapresiasi Rapat Koordinasi kali ini karena KPU Kabupaten Majalengka mampu menghadirkan peserta lebih banyak dibandingkan rapat koordinasi sebelumnya, baik dari partai politik maupun stakeholder terkait,” katanya.

“Semoga pertemuan penting seperti ini mampu menghadirkan lebih banyak lagi stakeholder terkait agar informasinya cepat tersampaikan dan permasalahannya cepat selesai,” tandasnya. (Azizan)***