KAPOL.ID –
Wali Kota Tasikmalaya, H. Muhamad Yusuf meminta masyarakat mewaspadai cuaca yang terjadi akhir-akhir ini.
Terlebih prediksi BMKG, fase curah hujan tinggi dan puncaknya terjadi Januari-Februari 2022 di Kota Tasikmalaya.
“Puncak curah hujan akan meningkatkan risiko bencana hidrometrologis seperti genangan air, pohon tumbang, longsor dan lainnya.”
“Semua elemen termasuk masyarakat harus waspada,” ucapnya seusai Apel Kesiapsiagaan di Halaman Balai Kota Tasikmalaya, Kamis (16/12/2021).
Jajarannya seperti BPBD bisa meningkatkan edukasi, sosialisasi dan mitigasi sebagai pencegahan ancaman bencana.
Lalu dinas terkait lainnya juga ikut bahu membahu menangani penanganan kebencanaan. Baik yang sifatnya pencegahan maupun penanganan di lapangan.
“Seperti PUTR menyiagakan alat-alat berat untuk penanganan longsor dan di aliran sungai rawan banjir.”
“Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan melakukan pemantauan dan pemangkasan pohon-pohon pelindung yang rawan tumbang,” jelasnya.
Tentunya, kata dia, dibantu para camat dan lurah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap potensi bencana.***












