KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) –
Guna memastikan seluruh personel berada dalam kondisi terbaik di lapangan, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Jawa Barat menggencarkan pemeriksaan kesehatan bagi anggota yang terlibat dalam Operasi Antik Lodaya.
Langkah ini krusial untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan misi pemberantasan narkotika di Tatar Pasundan.
Pemeriksaan kesehatan berkala ini dirancang khusus untuk memantau kebugaran fisik anggota sebagai langkah antisipasi dini terhadap berbagai potensi gangguan kesehatan selama menjalankan tugas operasional yang berisiko tinggi.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kesehatan dan kondisi fisik yang prima merupakan faktor penentu utama dalam mengawal kesuksesan sebuah operasi kepolisian.
”Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bentuk perhatian Polda Jabar terhadap kondisi personel yang bertugas dalam Operasi Antik Lodaya. Kami ingin memastikan seluruh personel berada dalam kondisi sehat dan siap melaksanakan tugas secara profesional, sehingga upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika dapat berjalan optimal,” ujar Kombes Hendra Rochmawan, Jumat (9/10/2026).
Menurutnya, ketangguhan mental dan taktik di lapangan harus selalu diimbangi dengan daya tahan tubuh yang kuat. Oleh sebab itu, pengecekan kesehatan medis menjadi agenda penting guna mendeteksi lebih awal kebugaran para personel.
Melalui giat proaktif ini, Polda Jabar tidak hanya fokus pada penegakan hukum dan pemberantasan jaringan narkoba, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap keselamatan serta kesejahteraan personelnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif di seluruh wilayah hukum Jawa Barat. (AM)






