BISNIS  

Buka Peluang Talenta Digital Berdampak Positif

Telkomsel kembali menghadirkan program The NextDev Talent Scouting 2021 yang pada edisi kali ini memiliki empat kategori khusus berdasarkan SDGs : Economic Empowerment, Edtech for Change, Health Revolution, Tourism & Ecotourism. Pendaftaran The NextDev Talent Scouting 2021 telah dibuka mulai 16 Desember 2021.

KAPOL.ID – The NextDev Talent Scouting 2021 mendorong pertumbuhan perusahaan rintisan tahap awal (early-stage startup) di Indonesia melalui program rekrutmen inkubasi untuk meningkatkan kapabilitas dan kompetensi digital.

Inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR)Telkomsel itu sekaligus membangun talenta digital yang terampil, cekatan, dan berwawasan dalam mengembangkan kewirausahan digitalnya. Telkomsel The NextDev Talent Scouting 2021 membuka kesempatan bagi seluruh perusahaan rintisan tahap awal untuk dapat bergabung dan menciptakan dampak sosial positif bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital tepat guna.

Menurut General Manager Corporate Social Responsibility Telkomsel, Andry P. Santoso, The NextDev Talent Scouting 2021 menghadirkan empat kategori yang telah didesain khusus berdasarkan SDGs seperti Economic Empowerment, Edtech for Change, Health Revolution, Tourism & Ecotourism agar dapat mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di tahun 2030.

Sebagai program pengembangan perusahaan rintisan tahap awal yang konsiten dihadirkan sejak tahun 2015, The NextDev Talent Scouting hadir sebagai wadah bagi para pelaku yang ada di ekosistem startup dan para talenta di bidang teknologi digital untuk dapat meningkatkan kapabilitas, kompetensi, dan potensi diri sehingga dapat menciptakan dan mengembangkan inovasi berbasis digital yang dapat menjadi solusi atas berbagai tantangan di setiap fase kehidupan masyarakat,” katanya.

Inisiatif ini juga, menurutnya, mempertegas dukungan Telkomsel dalam mendorong akselerasi ekosistem digital nasional serta pembangunan sumber daya manusia (SDM) Indonesia di bidang teknologi digital, agar berdaya saing tinggi, yang juga akan membuka peluang hadirnya lebih banyak smart digitalpreneur, sehingga Indonesia akan menjadi tuan rumah di negaranya sendiri dengan potensi ekonomi digital yang besar.

Dalam mengkurasi perusahaan rintisan yang telah mendaftar, The NextDev Talent Scouting 2021 menetapkan beberapa kriteria seperti berikut; Pertama, startup harus memiliki solusi yang memberikan dampak sosial positif bagi masyarakat.

Kedua, startup harus memiliki minimum viable product (MVP) atau prototype. Ketiga, pendiri startup harus memiliki komitmen dan kompetensi yang kuat sebagai tim (hipster, hacker, dan hustler). Seluruh peserta startup yang telah lolos seleksi tahap awal, kemudian akan disaring kembali kedalam 40 besar sampai dengan top 12 startup melalui sistem pitching yang dinilai berdasarkan beberapa kriteria, seperti Dampak Sosial, Produk, Model Bisnis, Traction, hingga Manajemen Tim mereka.

Tim startup akan melakukan pitching selama 3 menit di hadapan para dewan juri yang terdiri dari para ahli berpengalaman di industri, mulai dari Direktur Utama Smesco Leonard Theosabrata, Founder Sekolah.mu Najeela Shihab, Co-Founder & CEO Halodoc Jonathan Sudharta, hingga VP of Brand Marketing Tiket.com Maria Risa Puspitasari.

Pendaftaran The NextDev Talent Scouting 2021 telah dibuka, dimulai dengan Track Pitch untuk kategori Economic Empowerment pada 16 Desember 2021, Edtech for Change pada 23 Desember 2021, Health Revolution pada 13 Januari 2022, Tourism & Ecotourism pada 20 Januari 2022, dan akan diakhiri dengan Grand Final Pitch pada 27 Januari 2022. Seluruh peserta yang terpilih ke dalam 12 startup terbaik, akan mendapatkan benefit dan program pengembangan startup berupa 5G, yakni Grant Money, Good Opportunities, Great Mentors, Gain Exposure, dan Golden Ticket to The NextDev Academy 2021.

“Melalui program The NextDev, Telkomsel akan terus bergerak maju untuk membuka berbagai peluang dan memaksimalkan kontribusi sosial perusahaan melalui kapabilitas teknologi terdepan dan ekosistem digital terintegrasi yang dimiliki, untuk dapat memaksimalkan potensi para startup dan talenta digital Indonesia agar dapat berkembang dan menciptakan solusi dari pemanfaatan teknologi digital tepat guna yang mampu memecahkan berbagai solusi di tengah masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan saat ini atau masa mendatang,” ujar Andry.