oleh

Cageur Bageur Pinter Camp, Siswa Al Ma’soem

JATINANGOR, (KAPOL).- Yayasan Al Ma’soem Bandung menggelar CBP (Cageur, Bageur, Pinter) Camp 2019 ke-8 di kampus Yayasan Al Ma’soem Bandung Jalan Raya Bandung Garut Desa Cipacing Kecamatan Jatinangor, Sabtu 21 Desember 2019.

Hal tersebut, sebagai upaya memberikan wawasan dan pembekalan kepada siswa-siswi kelas XII.

Ketua Pelaksana CBP Camp, Abas Basari SSi MM mengatakan, CBP Camp ini tujuannya memberikan pembekalan kepada siswa-siswi kelas XII terutama yang akan melanjutkan kuliah di beberapa kampus negeri maupun swasta favorit.

Menurut Abas acara yang digelar dari Sabtu (21/12) sampai Senin (23/12) diikuti 286 dari 293 siswa kelas XII IPA dan IPS.

Adapun 7 siswa tidak mengikuti acara karena sakit dan keperluan keluarga.

“Untuk hari pertama diisi pembukaan, sesi foto angkatan, orientasi masa depan, UTBK dan TPA, PT Vokasi, kedasyatan ESQ, Sport Competition, University Fair I, meliputi Universitas Ma’soem, UGM, Unpad, IPB, ITB, UPN, UIN, Unjani, Gunadarma, Polban, Unpas, Unsil, Untirta, Unwim, Itenas, Yarsi, Poltekes, STIMLOG, Excelent German, STT Telkom,” katanya.

Dihari kedua, ada sesi University Fair II dan kunjungan stand stand kampus yang melakukan pameran di Al Ma’soem.

Kemudian ada success strory dari para alumni Al Ma’soem yang sudah diterima di PTN /PTS Favorit, terkait kiat kiatnya.

“Pada hari ketiga ada sport competition, game charakter Building, rujak Competition, operasi semut lingkungan kelas SMA, dan sesi foto angkatan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung Dr Ir H Ceppy Nasahi Masoem MS mengatakan Acara CBP Camp 2019 ini diharapkan bisa menjadi salah usaha untuk mendapatkan hasil maksimal diterima di PTN yang diinginkan.

“Acara ini juga sebagai tolok ukur kemampuan siswa dalam menghadapi UN, Karena di akhir kegiatan ada try out. Salah satu tujuan CBP Camp memberikan informasi tentang kebijakan-kebijakan baru dalam penerimaan mahasiswa di PTN,” tuturnya.

Menurut Ceppy, peluang masuk melalui jalur undangan (SMPTN) saat ini sangat kompetitif dan berkurang kuotanya.

“Kuota untuk akreditasi A saat ini, kuotanya 40 persen dan tahun lalu 50 persen. Semoga, dengan kegiatan ini siswa yang diterima di PTN tahun ini bisa lebih baik dari tahun kemarin. Contoh tahun kemaren yang diterima di PTN sebesar 53,3%, sekarang harus meningkat,” tuturnya. (Kp-2)***

Komentar