KAPOL.ID – Belakangan beredar isu bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) akan menyalurkan dana ZIS untuk pendanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketua BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, H. Eddy Abdul Somadi dengan tegas mengklarifikasi kekeliruan isu tersebut.
Eddy bahkan menyebut isu tersebut sebagai kabar bohong atau hoaks. Datang dari pihak-pihak tidak bertanggung jawab, yang disinyalir sengaja menggorengnya dengan tujuan hendak memperburuk citra BAZNAS.
“Saya perlu luruskan. Jadi, ide awal pimpinan BAZNAS itu adalah soal hilirisasi produk mustahik, bukan penyalahgunaan dana zakat. Teknisnya, BAZNAS memberikan bantuan permodalan kepada masyarakat melalui unit usaha seperti peternakan, perikanan, dan pertanian sayuran,” ujar Eddy (24/2/2026).
Harapan lebih jauhnya, dengan permodalan dari BAZNAS itulah para mustahik dapat naik kelas. Karena dapat menjalankan usaha secara maksimal dan setelah mendapatkan hasil, mereka mempunyai pasar yang jelas; yaitu sebagai penyuplai kebutuhan dapur-dapur MBG.
“Jadi peruntukannya itu guna meningkatkan usaha UMKM agar mereka berdaya. Baru produk-produk mereka itu dibeli oleh pengelola SPPG. Artinya, bukan BAZNAS menyalurkan dana ZIS untuk MBG secara langsung,” Eddy menekankan.
Sekalipun mendapat isu miring, Eddy tetap bersyukur sebab kepercayaan publik terhadap BAZNAS tetap tinggi. Salah satu buktinya, banyak SPPG yang mempercayakan penyaluran zakatnya melalui BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya.
Sejauh ini sudah ada sebanyak 16 dapur SPPG di Kabupaten Tasikmalaya yang menjalis kesepakatan atau MoU dengan BAZNAS. Bahkan 10 SPPG di antaranya sudah mulai menyalurkan zakatnya.
Zakat yang tersalurkan tersebut bahkan bukan hanya dari pemilik usahanya; melainkan juga zakat para pengelola hingga karyawannya. Adapun penyerahan ke BAZNAS dilakukan secara kolektif oleh pihak pengelola SPPG.
Atas tingginya kepercayaan publik tersebut, Eddy menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus transparan. Termasuk terus fokus pengentasan kemiskinan berbasis ekonomi produktif.
“Alhamdulillah kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola kami cukup tinggi. BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya justru menjadi percontohan, sebab pengelola dan karyawan dari 16 dapur SPPG mempercayakan penyaluran zakatnya melalui kami. Kami juga berharap agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang tidak berdasar,” tandas Eddy.
Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv
Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv












