SOSIAL

Hari Pertama PSBB Kota Tasik Warga Bisa Masuk Penyekatan, Bingung Keluar

×

Hari Pertama PSBB Kota Tasik Warga Bisa Masuk Penyekatan, Bingung Keluar

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID –
Perubahan rencana jalan yang ditutup imbas Pembatasan Berskala Besar (PSBB) setidaknya terlihat di beberapa titik Kota Tasikmalaya.

Mulai pergeseran penyekatan di Jalan Sutsen menjadi Simpang Alun-alun Kota Tasikmalaya. Begitupula arah pintu kereta api Pasar Pancasila dari sebelumnya di Simpang Tanuwijaya.

Pantauan KAPOL.ID, petugas gabungan terlihat di titik penyekatan. Satu persatu pengguna jalan ditanyai sesuai protokol kesehatan.

Lepas dari titik penyekatan, banyak pengendara justru bingung saat melintasi zona penyekatan, bisa masuk namun malah sulit keluar.

“Warga setempat juga binggung harus kemana jalannya, keluar bisa atau masuk gak bisa, begitupula sebaliknya.”

“Yang ada muter-muter, bingung kemana jalannya,” kata salah seorang pengguna jalan, Aan, Rabu.(6/5/2020).

Begitupula karyawan yang masuk klasifikasi usaha yang diperbolehkan selama PSBB di Kota Tasikmalaya. Kesulitan untuk mengakses ke kantor di Jalan HZ Kota Tasikmalaya.

“Sempat binggung juga, gak bisa masuk pakai kendaraan. Akhirnya motor di parkir di dekat pos penyekatan Empang dan jalan kaki ke kantor,” kata salah seorang pegawai yang enggan disebut namanya.

Ia menyarankan pemerintah tidak hanya menginformasikan jalan mana saja yang ditutup. Tapi bisa mengurai pintu masuk dan keluar agar tidak membuat pengguna jalan kebingungan.

“Misal di titik penyekatan sisi utara ada tiga pintu masuk, dan tiga pintu keluar. Begitupula di timur, selatan dan barat,” imbuhnya.

Dengan begitu, kata dia, pengguna jalan tidak memutar tanpa kejelasan bisa dilalui atau tidak. Selain jalan yang memang tidak ditutup selama PSBB.

“Terutama warga yang tinggal di zona penyekatan, supaya tidak bingung jika ada keperluan penting,” kata Aan. ***