KAPOL.ID –
Meskipun turun hujan, puluhan mahasiswa mengatasnamakan Tasik Nyaring demo kenaikan harga BBM, Kamis (15/9/2022).
Mereka berunjuk rasa sembari membawa poster di persimpangan an Jalan Alun-Alun Otista-Sutsen Kota Tasikmalaya.
Massa memampangkan poster berisi kritik ‘turunkan harga BBM’, ‘berantas mafia migas’ hingga ‘copot dirut’.
“Aksi ini terkait kenaikan harga dan tata kelola BBM yang kurang efektif,” ujar korlap aksi, Junen Hudaya.
Ia mengatakan, kenaikan harga BBM karena adanya kesalahan dalam proses penyaluran BBM bersubsidi.
Pada akhirnya pemerintah memberikan kompensasi berupa BLT BBM dimana datanya tidak sepenuhnya akurat.
Pada akhirnya, terang dia, pemerintah mengalihkan penyaluran BBM bersubsidi ini dengan menyalurkan BLT BBM.
“Penerima BLT BBM adalah data 2011 lalu. Masih ada penerima yang sudah meninggal dunia maupun mapan secara ekonomi,” katanya.
Massa menegaskan, aksi demo akan terus berlanjut hingga keinginan menurunkan harga BBM didengar oleh Presiden RI Jokowi.
“Kami akan terus turun ke jalan, sampai aspirasi dan harapan masyarakat didengar oleh presiden,” ucapnya. ***












