Connect with us

SOSIAL

Iduladha Titik Balik Peradaban Islam yang Gemilang

|

KH. Nonop Hanafi di sela Salat Iduladha

KAPOL.ID – Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Huda 2 Bayasari Jatinegara Kabupaten Ciamis, KH. Nonop Hanafi berpesan di tengah situasi sulit saat ini umat Islam harus tetap optimistis.

“Peradaban Islam akan hadir sesuai dengan fakta sejarah dan isyarat Allah dan Rasul-Nya. Marilah kita menggali hikmah perjalanan Nabi Ibrahim serta ritual ibadah haji bagaimanakah syarat sebuah peradaban bisa terbangun,” katanya saat khotbah salat Iduladha, Jumat (31/7/2020).

Menurutnya, ibadah haji tahun ini dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 yang melanda seluruh belahan bumi. Digelar terbatas tidak melibatkan umat Islam dunia.

“Keprihatinan sedang melanda ummat manusia akibat wabah dahsyat yang memporakporandakan seluruh dimensi kehidupan manusia. nlNamun sebagai orang beriman kita harus yakin bahwa setiap kesulitan Allah menyimpan ragam kemudahan,” ujarnya.

Digambarkan, bagaimana Nabi Ibrahim membangun peradaban manusia yang gemilang sesuai dengan konsep Allah Swt.

Kisah Siti Hajar dan Nabi Ismail yang dititipkan di sekitar Baitullah dengan kondisi lembah tandus lalu Allah munculkan air zam-zam. Maknanya air adalah sumber kehidupan yang akan membuat segala sesuatu menjadi hidup.

Allah perintahkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail membangun Kakbah sebagai kiblat, menurut KH. KH. Nonop, artinya setelah sumber kehidupan maka harus ada kompas kehidupan sebagai penunjuk arah kejalan yang benar, kompas hidup bagi orang-orang beriman

Dijelaskan, pelaksanaan wukup di Arafah adalah puncak ibadah haji. Wukuf di Arafah melambangkan manusia di hadapan Allah Swt adalah sama derajatnya, yang membedakan adalah ketakwaannya.

Sejak 1400 tahun yang lalu Islam sudah membebaskan manusia dari sentimen rasis. Ketika Bilal bin Rabah budak belian berkulit hitam yag dimerdekakan oleh Abu Bakar Ash Shidiq bergabung dengan rasul mendapat sentuhan iman serta diangkat menjadi muazin tetap,” katanya.

Tatkala Bilal disuruh naik Kakbah untuk azan sambil naik di pundak dua sahabat mulia Abu Bakar dan Umar ibn Khattab, Bilal sungkan untuk menginjak pundak dua sahabat mulia itu. Tapi Rasul mengatakan “Kakbah itu mulia di hadapan Allah tapi Bilal bin Rabah lebih mulia di hapapan Allah”

Ketika umat Islam mendaftar untuk ibadah haji maka syarat utama harus punya paspor, KTP international itu menunjukan bahwa muslim adalah manusia global yang terkait satu sama lainnya. dengan manusia didunia itu sebabnya Islam datang debagai Rahmat bagi Alam.

Menurut KH Nonop setiap orang berimam wajib bekerjasama dan berkolaborasi dengan yg lain dalam mewujudkan cita-cita besarnya.

Setiap orang muslim yang berangkat Ibadah haji berarti dia secara ekonomi telah mampu dan haji adalah rukun islam, hal ini sebagai isyarat bahwa orang islam harus kuat secara fisik juga berdaya secara ekonomi

“Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sukses menghadapi Ujian keimanan dan cinta sejatinya hanya untuk Allah Swt semata. Ketika Allah Swt memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih Nabi Ismail dan keduanya rela menjalankan tugas Allah demi cinta sejati,” ujarnya menandaskan.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *