KAPOL.ID –
Di tengah pandemi covid-19, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya dan Tim Pengendali Inflasi Daerah kembangkan marketplace dengan menggandeng aplikasi tokopedia.
Hasilnya, belanja di Pasar Cikurubuk tak lagi harus ke lokasi. Tinggal membuka aplikasi di HP, klik, lalu membayar dengan uang elektronik. Tak lama kemudian barang sampai di depan rumah diantar ojek online.
“Sudah ada 495 pelanggan selama ujicoba dua minggu ini. Pasar tradisional Cikurubuk sekarang tidak kalah dengan pasar modern,” ujar Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya, Heru Saptaji usai peluncuran, Kamis (23/4/2020).
Ia mengatakan, belanja online di Pasar Cikurubuk bisa diakses mulai pukul 06.00-11.00. Koperasi pedagang pasar akan menindaklanjuti order tersebut dan diantar ojek ke pembeli.
“Ada 250 item produk yang disediakan koperasi pemasaran pedagang Cikurubuk dan terus berkembang. Harga juga kompetitif dan produk lebih segar,” katanya.
Efek pandemi covid-19 ini, kata dia, perekonomian tetap berjalan. Karena sentuhan teknologi setidaknya meminimalisir orang berkerumun.
Wali Kota Tasikmalaya, H. Budi Budiman belanja pasar tradisional lewat HP merupakan terobosan positif bagi koperasi pedagang. Dan mungkin baru pertama kali di Indonesia.
“Tingkat kepuasan selama ujicoba seminggu sudah luar biasa. Tetap jaga kepercayaan pembeli, kiloannya benar, barangnya bagus, harga pasar, sampai ke tujuannya cepat,” katanya.
Di masa pandemi ini, kata dia, pasar tradisional online sangat efektif dalam menerapkan imbauan pemerintah. Mulai jaga jarak hingga tidak berkerumun.
“Komoditi juga diatur koperasi agar tidak ada monopoli, serta harga bersaing sesuai pasaran. Setiap pedagang bisa bergabung. Kita akan kembangkan juga di pasar lainnya,” katanya.***












