BISNIS

Keroyokan Atasi Inflasi Priangan Timur

×

Keroyokan Atasi Inflasi Priangan Timur

Sebarkan artikel ini
Kpw Bank Indonesia Tasikmalaya menyerahkan bantuan bibit untuk masyarakat sebagai upaya pengendalian inflasi pangan, Kamis (1/9/2022).*

KAPOL.ID –
Kantor Perwakilan (Kpw) Bank Indonesia Tasikmalaya bersama lima kepala daerah di wilayah Priangan Timur menandatangi komitmen pengendalian inflasi pangan.

Deklarasi tersebut berlangsung di Bale Panghegar KPw Bank Indonesia Tasikmalaya, Kamis (1/9/2022).

“Deklarasi ini merupakan komitmen lima kepala daerah menjaga harga pangan strategis stabil dengan angka yang rendah.”

“Sebagaimana gerakan nasional pengendalian inflasi pangan pada 10 Agustus 2022 lalu,” ucap Kepala KPw Bank Indonesia Tasikmalaya, Darjana.

Ia mengatakan, strategi pengendalian meliputi 4K. Mulai dari keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi hingga komunikasi efektif.

Juga mengembangkan urban farming untuk menekan kelompok komoditi seperti cabai merah kepada masyarakat.

Wali Kota Banjar, Hj. Ade Uu Sukaesih mengatakan, pengendalian inflasi membutuhkan keroyokan dari berbagai elemen.

Tak hanya pemerintah dan stakeholder, juga andil masyarakat dalam menyikapi situasi serta tantangan ekonomi ke depan.

“Isu kenaikan harga BBM juga harus diantisipasi bersama. Sinergi tak hanya antar daerah, juga bagaimana masyarakat bijak atas situasi tersebut.”

“Kita harus keroyokan untuk menghadapi tantangan ekonomi kedepan,” ucapnya.

Sementara itu, Aswin Kosotali yang akan bertugas sebagai Kepala Kpw Bank Indonesia Tasikmalaya mengatakan, kenaikan inflasi dapat berdampak luar biasa.

Sebab jika tak terkendali dapat berdampak ke segala sektor ekonomi. Seperti daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

“Maka dari itu pengendalian inflasi membutuhkan sinergi dan kolaborasi antar daerah. Agar tetap rendah dan stabil,” katanya. ***