KAPOL.ID–Covid-19 merenggut hayat dr. Lutfi Nurzaman. Ia menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (21/11/2020), pukul 16.64, di rumah sakit. Beberapa hari sebelumnya ia terkonfirmasi positif Covid-19.
Menurut Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya, Mohamad Zen, dr. Lutfi Nurzaman sejatinya sudah pensiun. Dirinya mengajukan pensiun muda karena kondisi kesehatannya mulai menurun.
“Sebetulnya dr. Lutfi itu sudah pensiun, karena beliu mengidap penyakit asma. Namun beliau mau mengabdikan diri di Puskesmas Karangnunggal, sebagai relawan penanggulangan Covid-19,” terang Zen.
Di Puskesmas Karangnunggal, dr. Lutfi Nurzaman bahu-membahu dengan tenaga kesehatan lain, menanggani pasien Covid-19. Di Karangnunggal sendiri jumlah yang terpapar Covid-19 cukup tinggi. Bahkan, selain dr. Lutfi, beberapa tenaga kesehatan lain juga terpapar.
“Saya rasa itu adalah perjuangan beliau yang patut kita acungkan jempol. Sebab dalam kondisi kesehatan dirinya sendiri tidak fit, tetapi tetap mau mengabdikan diri menanggulangi Covid-19,” Zen mengemukakan apresiasinya.
Berkaca dari perjuangan dr. Lutfi, Zen juga mengingatkan masyarakat yang dalam kondisi sehat, agar tetap menjaga kondisinya secara taat mematuhi protokol kesehatan. Sebab, katanya, sejatinya tidak ada yang aman dari ancaman pandemi Covid-19.
“Intinya, tolong masyarakat jangan ada yang merasa aman dari Covid-19. Karena kita dalam kondisi yang justru meningkat dan resiko penularannya tinggi. Jadi, masyarakat mesti benar-benar waspada,” himbau Zen.












