KAPOL.ID – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat menggelar Orientasi Kerja Pengurus Koordinator Cabang (PKC) di Cipanas Garut. Kegiatan yang z pada Jumat 23 Januari 2026 tersebut diikuti sekitar 60 orang perwakilan 24 PC PMII.
Orientasi kerja tersebut mengambil tema “Menentukan Gerak, menegaskan Posisi dan Keberpihakan serta Menyalakan Kembali Api Pergerakan. Tujuan digelarnya acar tersebut adalah untuk merumuskan dan merencanakan grand design organisasi secara keseluruhan, konsolidasi dan sinergitas antar pengurus PMII serta KOPRI serta melakukan penguatan pembangunan SDM adaptif,kritis, dialektis, dan trasformatif.
Ketua PKC PMII Jawa Barat Rusli Hermawan dalam sambutannya mengatakan bahwa orientasi kerja bukanlah sekadar agenda formal organisasi.
Acara ini menurutnya adalah ruang ideologis untuk menyamakan arah, menyatukan langkah, dan meneguhkan kembali niat perjuangan kita sebagai kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia.
“Di sinilah kita memastikan bahwa setiap program kerja yang akan kita jalankan tidak keluar dari nilai dasar pergerakan, Aswaja An-Nahdliyah, serta komitmen kebangsaan. PKC PMII Jawa Barat memikul tanggung jawab besar, mengingat Jawa Barat adalah wilayah dengan dinamika sosial, politik, dan keumatan yang kompleks,”ucap Rusli.
Ia juga menambahkan orientasi kerja ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa PMII bukan organisasi yang bergerak karena kekuasaan, tetapi karena nilai. PMII tidak anti terhadap politik.
“Namun kita menolak politik yang mengorbankan integritas dan keberpihakan kepada rakyat. PMII harus hadir sebagai kekuatan moral dan intelektual, yang kritis terhadap kekuasaan, namun tetap konstruktif dalam menawarkan solusi,”tegasnya.
Rusli pun berharap melalui orientasi kerja seluruh pengurus PKC PMII Jawa Barat mampu memahami peran dan tanggung jawab strukturalnya masing-masing menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan kader dan masyarakat serta menguatkan konsolidasi cabang se Jawa Barat.
Dalam kegiatan itu juga dipaparkan berbagai materi oleh narasumber seperti Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Aceng Malki, Anggota DPRD Jawa Barat Taufik Nurrohim, Wakil Ketua DPRD Jawa Barat fraksi PKB Acep Jamaludin, dan pengurus KOPRI PMII Nidzom Fikri.
Materi yang dibahas yakni Ideologi Politik Organisasi, Kaderisasi dan Paradigma PMII, Strategi Pengembangan dan Pembinaan Organisasi PMII dan KOPRI, serta PMII dan Penguasaan Ruang Publik dan Kebijakan.







