SOSIAL

Lebih dari 34 Ribu Warga Garut Telah Lakukan Uji Swab

×

Lebih dari 34 Ribu Warga Garut Telah Lakukan Uji Swab

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Sedikitnya 34 ribu lebih masyarakat Garut telah melakukan uji swab saat terjadi pandemi Covid-19. Uji swab ini dinilai sudah melebihi kewajiban Pemda Garut menurut WHO (World Health Organization) yang berjumlah 27 ribu tes.

“Hingga saat ini Kabupaten Garut telah melaksanakan swab sekitar 34 ribu lebih, sementara kewajiban kami menurut WHO hanya 27 ribu saja. Dengan demikian Kabupaten Garut telah melebihi batas yang ditentukan WHO,” tutur Rudy dalam konferensi pers, di Kantor Bupati Garut.

Meski demikian, kata Rudy, dalam rangka trakcing dan testing menyusul terjadinya cluster baru seperti kluster keluarga dan kluster komunitas, Pemkab Garut akan terus melakukan uji swab terhadap masyarakat yang memiliki kontak erat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19 serta orang yang bergejala.

Tracing yang dimaksud lanjut Rudy, bilamana terjadi satu keluarga yang positif, maka kontak erat yang gaul setiap hari lebih dari dua hari akan dilakukan tracing, meski tanpa gejala dan untuk warga sekitarnya akan dilakukan bagi yang bergejala.

“Untuk Kabupaten Garut tidak akan ada pemberhentian tes PCR, Ketersediaan PCR (Polymerase Chain Reaction) di Kabupaten Garut sudah mencukupi kebutuhan untuk tes. Karena kami mendapatkan bantuan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan Pemda pun menyediakan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah),” kata Rudy, Jumat (6/11/2020).

Karenanya lanjut Rudy, sesuai arahan Menteri Kesehatan yang baru dalam melaksanakan protocol kesehatan, tes acak di Kabupaten Garut akan terus dilakukan, uji swab dilakukan untuk yang melakukan kontak erat dan yang mempunyaia gejala.
Sementara itu, berdasarkan catatan Gugus

Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Garut hingga Jumat (6/11/2020) PUKUL 23.55 wib. Total kasus Covid-19 (Kontak Erat, Suspek, Probable dan Konfirmasi +) sebanyak 12.337 kasus,

Dengan rincian kontak erat : 8287 orang, (1250 Kasus isolasi mandiri dan 7037 Kasus discarded/selesai pemantauan); Suspek : 3.233 kasus (49 Kasus isolasi mandiri.

Kemudian, 1 Kasus Isolasi RS/perawatan, 3145 Kasus discarded/selesai pemantauan dan 38 Kasus meninggal); Probable : 0 kasus; Konfirmasi + : 817 kasus, (0 Kasus isolasi mandiri, 209 Kasus isolasi RS/perawatan, 592 Kasus sembuh dan 16 Kasus meninggal). [Anang KN]