KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Semangat melestarikan olahraga dan permainan tradisional tampak menyelimuti kemeriahan ajang Ulinpiade 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka ke-65 tingkat Kwarcab Kota Bandung yang digelar di Taman Pramuka, Kamis (27/8/2026).
Salah satu cabang yang mencuri perhatian yakni perlombaan ketapel. Kontingen dari Kwartir Ranting (Kwarran) Pramuka Arcamanik tampil mengesankan dan berhasil memboyong gelar juara.
Perwakilan Kwarran Arcamanik, Eli, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme dan kegigihan anak yang dibinanya. Ia menyebutkan, persiapan intensif telah dilakukan para siswa bahkan sejak di lingkungan rumah.
”Anak-anak lumayan semangat, latihan terus di rumah dan minta izin ke orang tuanya. Kalau anak-anak semangat, saya tentu lebih semangat melatihnya,” ujar Eli di lokasi kegiatan, Kamis (27/8/2026).
Meski menorehkan hasil manis, Eli tak menampik adanya tantangan teknis di lapangan. Salah satu atlet putra, Wildan, sempat mengalami sedikit kendala akibat perbedaan jenis peralatan yang digunakan saat lomba.
”Tadi sempat ada yang agak ngedrop dari pemain laki-laki, Wildan. Karena kemarin biasanya pakai ketapel modern, sedangkan sekarang pakai yang tradisional. Jadi perlu penyesuaian lagi,” jelas Eli yang mengordinasikan kontingen bersama Kak Ai.
Namun, kerja keras tersebut terbayar tuntas. Kontingen Arcamanik sukses mengamankan posisi puncak di nomor perorangan.
”Alhamdulillah, tadi dapat Juara 1 untuk Perorangan Putri dan Juara 2 untuk Perorangan Putra,” ungkapnya.
Eli menilai, gelaran Ulinpiade ini menjadi momentum krusial dalam mengenalkan kembali warisan budaya kepada generasi muda, khususnya jenjang SD dan SMP.
Kesan serupa dirasakan Kasyifa Azzahra (Ara), siswi kelas 9 SMP Cendekia Muda Arcamanik yang sukses juara satu di kategori perorangan putri meski baru perdana mencicipi kompetisi ketapel.
”Seru banget, ini pertama kalinya aku ikut lomba ketapel. Selain nambah pengalaman baru, perasaannya tegang tapi senang juga,” tutur Ara.
Saat ditanya mengenai kunci keberhasilannya membidik sasaran, Ara menyebut ketenangan mental menjadi faktor utama di samping teknik menembak.
”Yang paling diperlukan itu tenang dan konsentrasi. Harus benar-benar fokus,” pungkasnya. (AM)






