KAPOL.ID – Memasuki masa peralihan musim (pancaroba) dari kemarau menuju musim hujan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumedang mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan.
Perubahan cuaca yang tidak menentu ini dinilai berpotensi memicu kemunculan berbagai macam penyakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, H. Dikdik Sadikin mengungkapkan, faktor cuaca yang kerap berubah-ubah menuntut antisipasi dini dari semua pihak. Terutama terhadap ancaman penyakit yang ditularkan melalui vektor, salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk.
“Perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim hujan perlu kita antisipasi. Salah satunya berkaitan dengan penyakit yang ditularkan oleh vektor, seperti DBD yang disebabkan oleh nyamuk,” ujar Dikdik, saat ditemui di kantornya, Kamis (5/11/2026).
Meski curah hujan terpantau belum sepenuhnya stabil, ia menegaskan bahwa langkah pencegahan tidak boleh kendur. Seluruh jajaran Puskesmas di Kabupaten Sumedang pun didorong untuk mengintensifkan upaya promotif dan preventif di tengah masyarakat.
Adapun fokus utama pencegahan tersebut, kata Dikdik, dilakukan melalui gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Mulai dari menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air yang berpotensi jadi sarang nyamuk, hingga mendaur ulang barang bekas. Langkah-langkah tambahan guna mencegah perkembangbiakan nyamuk juga tak kalah penting untuk digencarkan.
“Seluruh Puskesmas kita dorong untuk terus mengantisipasi kejadian penyakit pada musim pancaroba melalui upaya promotif dan preventif, terutama pemberantasan sarang nyamuk dengan PSN 3M Plus,” ucapnya.
Selain ancaman DBD, Dinas Kesehatan juga mencatat sejumlah penyakit lain yang mengintai warga selama pancaroba. Di antaranya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), influenza, diare, gangguan pernapasan, alergi, hingga berbagai keluhan penyakit kulit.
Untuk menekan risiko tersebut, Dikdik mengingatkan masyarakat agar senantiasa membiasakan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta memperkuat daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi serta air minum yang aman.
Ia juga mengimbau warga agar tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila merasakan gejala awal penyakit.
“Imbauan kami kepada masyarakat, tetap waspada terhadap perubahan musim dan bersama-sama memberantas sarang nyamuk melalui upaya preventif. Pencegahan harus dilakukan mulai dari lingkungan rumah masing-masing,” pungkasnya. ***









