Milad I FPI Pangandaran Dirangkaikan Maulid Nabi dan Hari Pahlawan

PANGANDARAN, (KAPOL) – Ketua DPW Front Pembeoa Islam (FPI) Kabupaten Pangandaran, Ustaz Aceng Misbah, mengungkapkan sebagai anak bangsa turut berjuang, Minggu malam (10/11/2019).

“Perbedaan itu wajar, karena keindahan timbul dari adanya perbedaan,” katanya saat tablig akbar milad ke-1 DPW FPI Kabupaten Pangandaran di lapang Terminal Kalipucang. Sekaligus merayakan Maulid Nabi dan Hari Pahlawan.

“Mari kita bangun ukhuwah demi kemaslahatan agama, bangsa, dan negara,” katanya.

Hadir dalam gelar syukur itu Wakil Ketua Umum DPP FPI, KH Jafar Sidik dan Ketua DPD FPI Prof. Jabar, KH. Abdul Qohar Alqudsy, Lc .

KH Jafar Sidik menuturkan FPI adalah ormas basional. Sampai hari ini di seluruh NKRI, DPD FPI sudah ada di 24 provinsi. Rencananya pada tahun 2020 akan mendeklarasikan FPI di Papua.

“FPI yang sudah ada DPW-nya sekitar 560 dan DPC-nya 2700. Di dalam AD-ART bahwa FPI ormas berakidahkan Ahlul sunah waljamaah dengan mazhab Safiiah. Maka kita mempunyai cita-cita amar maruf nahi munkar di NKRI,” ujarnnya seraya menandaskan untuk menguatkan persaudaraan, jangan sampai mudah diadudomba.

KH.Abdul Qohar Al Qudsy,Lc menambahkan, persamuhan malam itu ajang mengekpresikan, mempertontonkan, kegembiraan, kesenangan dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad Saw.

“Idola kita adalah nabi, bukan menteri, pejabat, presiden, jendral atau artis,” katanya.

Menurutnya, untuk membela nikmat yang paling besar dari Allah yaitu Islam, pada tanggal 17 Agustus 1998, Habib Rizieq mendirikan FPI. Namun disayangkan, sekarang dicekal dan dianggap radikal.

Diskusikan di Facebook