KAPOL.ID – Momen Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei 2026 menjadi pemantik semangat bagi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Christin Novalia Simanjuntak, untuk terus memperjuangkan hak-hak dasar masyarakat di sektor pendidikan.
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan asal Dapil Jabar IX (Kabupaten Bekasi) ini menekankan bahwa kolaborasi antar-elemen dan akses pendidikan yang merata adalah kunci utama kemajuan sumber daya manusia (SDM).
Fokus pada Infrastruktur dan Sekolah Baru
Sebagai anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Christin dikenal vokal dalam menjalankan fungsi pengawasan dan advokasi kebijakan. Ia menyoroti tantangan minimnya fasilitas pendidikan dan teknologi yang masih dirasakan di wilayah pelosok Jawa Barat.
”Pemerataan infrastruktur hingga ke daerah terpencil bukan lagi pilihan, tapi keharusan. Kita ingin memastikan tidak ada anak di Jawa Barat yang tertinggal hanya karena kendala geografis,” tegas Christin.
Salah satu fokus utamanya adalah percepatan pembangunan Unit Sekolah Baru (USB). Ia secara konsisten mendesak pemerintah daerah untuk segera merealisasikan pembangunan SMA/SMK Negeri, terutama di kecamatan-kecamatan yang hingga kini belum memiliki sekolah negeri. Langkah ini krusial untuk menampung lulusan SMP yang jumlahnya terus meningkat setiap tahun.
Pendidikan Inklusif dan Semangat Kartini
Tak hanya bicara soal bangunan fisik, kepedulian Christin juga menyentuh aspek inklusivitas. Ia menaruh perhatian besar pada keberlangsungan Sekolah Terbuka.
Hal ini dibuktikan dengan kunjungan kerjanya ke SMA Terbuka di Kota Depok beberapa waktu lalu guna memastikan proses belajar mengajar bagi siswa dengan keterbatasan tetap berjalan optimal.
Dalam refleksi Hardiknas kali ini, Christin juga mengaitkan semangat pendidikan dengan perjuangan RA Kartini. Baginya, pendidikan adalah alat utama untuk memastikan kesetaraan, terutama bagi kaum perempuan Indonesia.
”Pendidikan adalah jembatan menuju kesetaraan. Dengan semangat gotong royong, mari kita tingkatkan kualitas SDM demi kemajuan bangsa yang lebih besar,” pungkasnya.
Melalui momentum Hardiknas ini, Christin mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan pendidikan sebagai tanggung jawab bersama guna mencetak generasi emas Jawa Barat di masa depan. (JM)






