Moon Terrace Garut, Superstar Gomes Berebut Jadi Juara

  • Bagikan

Usia, tak jadi pembatas bagi para seniman untuk berkarya. Apala di dunia tarik suara.

Seiring dengan perkembangan jaman yang menghadirkan music karaoke sebagai wahana hiburan di tengah masyarakat, maka minat masyarakat untuk menekuni dunia tarik suara pun semakin tinggi.

Tidak sedikit, bakat-bakat terpendam pun muncul ditengah usia senja mereka dan mendorong keberanian untuk tampil bersaing diatas pentas, termasuk mengikuti beberapa lomba.

Salah satu bukti itu terlihat jelas saat komunitas G2 (Gomes Garut) yang diketuai Sarif Gea bekerjasama dengan Mon Terrace Café dan Resto menggelar “Lomba Lagu Nostalgia” pada Senin dan Selasa (10-11/1/2022) di Moon Terras Kafe dan resto, Kampung Cilutung, Jalan Raya Samarang, Tarogong Garut.

Selain diikuti para peserta dari tuan rumah (Kabupaten Garut), kegiatan tersebut pun diikuti sejumlah peserta dari beberapa kota lainnya seperti, Jakarta, Bekasi, Bandung, Banjar, Ciamis, Tasik dan yang lainnya. Uniknya, loba tersebut juga banyak diikuti oleh keluarga, mulai anak dan bapaknya, anak dan ibunya, suami istri, bahkan ayah, ibu serta anak turut bersaing dalam loba.

Hal menarik lainnya, dalam lomba ini tujuan utama para peserta bukan hanya mengejar kejuaraan.

Tapi ajang silaturahmi antara penggemar music lawas se Indonesia yang diutamakan. Itu alasannya tutur Ketua Panitia Sarif Gea, jika ada kabupaten/kota lain, termasuk\luar Provinsi yang mengadakan kegiatan Gomes atau lagu lawas, pesertannya tidak hanya diikuti oleh kabupaten/kota itu saja, tapi juga banyak peserta dari luar yang berdatangan.

“Ya, seperti sekarang ini. Jika kami panitia tidak membatasi jumlah peserta, sudah pasti, lomba ini bisa berjalan selama satu minggu bahkan lebih. Makanya, kami hanya membatasi sebanyak 110 peserta saja, termasuk peserta dari Jakarta, Bekasi, Bandung, Tasik, Ciamis dan yang lainnya,” tutur Syarip.

Meski demikian lanjut Sarif, dalam menentukan kejuaraan, panitia tetap mempertahankan obyektivitas.

Makanya, untuk dewan juri, selain menunjuk seniman Garut Ajang Queen yang telah lama berkiprah didunia tarik suara dan sering menjadi juri di beberapa event, dua juri lainnya sengaja didatangkan dari Bandung Jawa Barat, yaitu Rina Rosdiana Ruslan sebagai ketua dan Dewi Sopianti, M.Pd.

Karena lomba lagu nostalgia ini diikuti oleh sejumlah peserta yang telah berhasil meraih gelar juara di sejumlah kota, maka lanjut Sarif, dalam pelaksanaannya dibagi menjadi dua golongan, yaitu golongan superstar (untuk katagori mereka yang telah berhasil menjadi juara) dan keduanya golongan newstar (untuk katagori pemula/yang belum pernah meraih gelar juara).

Dari hasil penilaian Lomba Lagu Nostalgia memperebutkan viala bergilir HAPMI (Himpunan Artis Penyanyi dan Musisi Indonesia) Kabupaten Garut, juga Moon Terrace Kafe dan Resto, dewan yuri memutuskan, juara pertama untuk katagori superstar diraih Ietje Margaretha dari Bekasi, juara 2, Viozee dari Bandung dan juara 3, Hardi Sihombing dari Jakarta.

Adapun juara harapan satu sampai tiga, masing masing diraih Irat Sumirat (Garut), Hans Kalit (Bekasi) dan Erwin Tugiono (Bandung), serta juara pavorit diraih Maladi (Bekasi).
Sementara itu, untuk katagori newstar, juara 1 diraih Fitri (Banjar), juara 2, dan 3 masing-masing diraih M.Subur dan Fitria Kesumah (keduanya dari Garut), sementara untuk juara harapan 1 sampai 3 masing-masing diraih Tansyah, Yuda dan Riri, semuanya dari Garut, termasuk juara pavorit yang diraih H. Yan Stink.

Pada kegiatan yang dihadiri Ketua HAPMI Garut, Drs. Ade Hendarsyah dan jajarannya, pemilik Moon Terrace Café dan Resto, dr. Susy Susilawati, SH., MH, Sarif pun menuturkan, seiring makin tingginya animo masyarakat terhadap lagu-lagu lawas, maka untuk lebih mempererat tali silaturahmi antara komonitas pencinta lagu lawas di seluruh Indonesia, kegiatan yang sama akan dilaskanakan secara rutin pada setiap tahun.

“Satu keuntungan sekarang bagi para penggiat seni, kami merasa punya tempat yang cukup representatif untuk menggelar berbagai kegiatan, karena ibu dr. Susy Susilawati, SH., MH selaku pemilik Moon Terace Kafe dan Resto, mempersilahkan tempatnya digunakan berbagai kegiatan seni secara gratis. Kalau sebelumnya kan kita harus memikirkan biaya sewa gedung dan lain sebagainya,” tutur Sarif.

Kegiatan Lomba Lagu Nostalgia semakin meriah, karena kehadiran bintang tamu rocker dan lady rocker ternama Garut seperti Alin, Irwan Walaro, Nanang Bintik dan Nur Lucky, yang menghibur peserta bersama grup band pengiring ternama Hard Flowers yang dipandu pembawa acara Nevini Ayu.***

 

  • Bagikan