Narkoba Yang Diamankan BNN dan Polisi Dari Perum BRI Lebih Dari Rp 2 Miliar

  • Bagikan

KAPOL.ID –
Badan Narkotika Nasional (BNN) dan polisi berhasil mengamankan 700 ribu butir Pil YY dari pabrik rumahan di Perum Bumi Resik Indah (BRI), Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, Sabtu (12/06/21) pagi.

Pil yang dijual di pasaran Rp 10 ribu per tiga butir tersebut diamankan beserta bahan baku beserta alat cetak.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan mengatakan, setidaknya dua rumah digerebek petugas.

Pertama di Perum BRI, juga sebuah rumah di perumahan Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya.

“Ada lima orang tersangka, Y (48), pemilik pil YY, dan A (37), kurir pil YY, A (46) buruh cetak pil YY,”

“Lalu I (41) buruh cetak pil YY, dan S (41) buruh packing pil YY,” jelasnya kepada wartawan, Sabtu (12/6/2021) sore.

Dari dua lokasi, petugas mengamankan barang bukti bahan yang belum diracik berupa 5 karung Laktos, 5 Hcl, 1 karung glocel.

Sebuah mesin cetak mesin open, 50 rol alumunium foil, dan 2 timbangan. Plus dua kendaraan yang digunakan untuk pendistribusian pil.

“Di rumah yang satu lagi di Purbaratu diamankan satu paket plastik berisikan 5,6 kilogram bahan berupa Jenis Trihexpenedil,” jelasnya.

Doni mengatakan, awalnya anggota BNN menginformasikan penyelidikan lanjutan industri rumahan obat terlarang, Sabtu (12/06/21) dini hari.

Selepas subuh, anggota Satresnarkoba dan BNN menggerebek sebuah rumah di Perum BRI.

“Kandungan pil itu hampir 70 persen berisi alkohol. Jadi obat ini seperti miras padat,” katanya.

Informasi yang dihimpun KAPOL.ID, pil Y menyerupai pil koplo. Biasanya sebagai penenang pasien gangguan jiwa dan disalahgunakan karena efek teler selama tiga hari. ***

  • Bagikan