BIROKRASI

Paranje Asik, Satu Program Empat Solusi

×

Paranje Asik, Satu Program Empat Solusi

Sebarkan artikel ini
Penjabat Wali Kota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah meninjau kandang ayam sentul di Kelompok Tani Sawargi Kelurahan Sukajaya Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya, Kamis (28/3/2024).*

KAPOL.ID –
Pemerintah Kota Tasikmalaya kembangkan Paranje Asik di Kelompok Tani Sawargi Kelurahan Sukajaya Kecamatan Purbaratu.

Program pengembangan agribisnis ayam sentul yang diyakini dapat menjadi empat solusi persoalan lainnya.

“Pertama tentu ini untuk ketahanan pangan, kedua mengatasi inflasi dari komoditi ayam, ketiga persoalan sampah.”

“Keempat dapat menangani stunting dengan makanan yang bergizi,” ucap Penjabat Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, Kamis (28/3/2024).

Paranje Asik, lanjut dia, inovasi kandang ayam yang ramping dan estetik. Hanya membutuhkan lahan 2×5 meter, berdesain empat lantai dapat menampung 750 ayam kampung varian sentul.

“Mengapa tadi ada solusi soal persampahan, karena 40 persen pakan ayam ini menggunakan magot, 40 persen pabrikan.”

“Magot ini makan sampah organik, tentu akan mengurangi volume sampah setingkat kota. Minimal dari lingkungan sekitar sini,” katanya.

Pada konsep program ini juga akan melibatkan banyak orang dan turunan usaha dari ternak ayam sentul. Seperti pengolahan sampah organik melalui budidaya magot, jual beli magot, hingga panen ayam.

“Kita coba di sini dahulu, saya sih punya harapan minimal punya 10 titik se-kota. Dan ekonomi sirkular yang akan berjalan di masyarakat,” ujar Cheka.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKP3) Kota Tasikmalaya, Adang Mulyana menuturkan dari awal DOC hingga siap jual hanya 10 minggu.

Dengan waktu yang relatif singkat, akan memberi dampak ekonomi bagi warga. Terutama yang berada dalam ekonomi sirkular tadi.

“Ayam sentul ini lokal asli Jawa Barat. Harga bersaing dengan ayam kampung, dan secara fisik lebih besar.”

“Di samping itu juga warga dapat benefit dari pengolahan sampah organik untuk magot,” jelasnya.***