SOSIAL

PD ‘Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya Terlibat dalam Munas Perempuan 2024

×

PD ‘Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya Terlibat dalam Munas Perempuan 2024

Sebarkan artikel ini
Munas Perempuan
Sejumlah kader 'Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya yang terlibat dalam Munas Perempuan 2024. (Foto: Dok. PD 'Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya)

Sejumlah Usulan

PD ‘Aisyiyah Kabupaten Tasikmalaya sendiri sudah menyampaikan berbagai usulan. Tepatnya melalui Musyawarah Perempuan dan Kelompok Rentan tingkat Kabupaten Tasikmalaya. Yaitu pada Selasa (5/3/2024), bekerja sama dengan Bappeda Kabupaten Tasikmalaya.

“Kami waktu itu mengusulkan bebera hal. Di antaranya bidang kemiskinan dan perlindungan sosial; seperti peningkatan kapasitas bagi pemerintah desa maupun petugas pendataan lainnya tentang ragam, hak, serta kebutuhan disabilitas. Itu untuk meningkatkan cakupan dan validitas pendataannya,” tambah Rosmini.

Sementara pada bidang kesehatan perempuan dan kelompok rentan (anak, disabilitas, kelompok minoritas); ‘Aisyiyah mengusulkan beberapa poin.

Pertama, soal ketersediaan layanan kesehatan yang aksesibel dengan akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas. Khususnya di Puskesmas maupun rumah sakit.

Untuk mewujudkan itu, pihak Puskesmas atau rumah sakit bisa melakukan pelatihan terhadap Nakes. Bagaimana layanan kesehatan yang aksesibel bagi difabel, sarana prasarana juga harus aksesibel.

Kedua, meningkatkan layanan kesehatan di desa. Misalnya dengan memperbaiki sarana prasarana kesehatan di Poskesdes, meningkatkan durasi layanan sekaligus menambah ketersediaan tenaga kesehatan, memberlakukan penggunaan layanan BPJS Kesehatan di Poskesdes maupun praktik bidan desa, dan memperbanyak Pustu.

Ketiga, pemerataan layanan kesehatan hingga tingkat desa dan dusun. Hal tersebut sejalan dengan satu di antara tiga pilar program Integrasi Layanan Primer (ILP) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan sebagai bagian dari transformasi kesehatan di Indonesia.

“Kami berharap usulan-usulan itu dapat dapat terakomodir, sehingga akan memberi pengaruh bagi penyusunan kebijakan; mulai dari tingkat pusat hingga tingkat kabupaten. Tujuan utamanya sih tentu untuk mensejahterakan perempuan dan kelompok marginal lainnya,” harap Rosmini.

Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment

Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv