Pembelajaran Tatap Muka Tunggu Turunan Regulasi PPKM

  • Bagikan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya mengaku tidak ingin gegabah membuka pembelajaran tatap muka, lantaran Covid-19 belum seselai. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

KAPOL.ID—Pembelajaran tatap muka belum juga mulai. Padahal sejumlah persiapan sudah dilakukan jauh-jauh hari. Perpanjangan PPKM dari tanggal 26 Juli sampai 2 Agustus 2021 kemudian membuyarkan semuanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dadan Wardana menyadari bahwa semestinya pembelajaran tatap muka sudah berlangsung sejak 26 Juli 2021, beberapa hari lalu. Lagi-lagi pihaknya mesti menunggu kebijakan turunan dari regulasi PPKM.

“Karena secara umum Jawa Barat ini berada pada level 4, ya. Walaupun untuk Kabupaten Tasikmalaya masuk kategori PPKM level 3,” terang Dadan di halaman Setda Kabupaten Tasikmalaya.

Bahkan setelah perpanjangan PPKM selesai, lanjut Dadan, sekolah di Kabupaten Tasikmalaya belum tentu langsung melaksanakan pembelajaran tatap muka. Pihaknya akan melaksanakan pemetaan wilayah dahulu.

“Mungkin di desa-desa ada yang berbeda-beda. Ada yang zona merah, zona oranye, dan zona hijau,” lanjutnya.

Langkah tersebut mesti ditempuh agar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tidak terkesan bertindak gegabah. Walaupun kata Dadan, dina memahami bahwa sudah sangat banyak masyarakat yang mempertanyakannya.

Penundaan pelaksanaan pembelajaran tatap muka sendiri dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan dan antisipasi, karena Covid-19 belum selesai. Danan mengajak semua pihak untuk berdoa agar Covid-19 segera berlalu.

“Kita juga memahami bahwa semua sudah rindu sekolah. Guru sudah rindu muridnya, murid sudah rindu gurunya, kelapa sekolah juga sudah rindu guru dan siswanya,” Dadan menandaskan.

  • Bagikan