BISNIS

Pengusaha Manggis Puspahiang Terkena Dampak Virus Corona

×

Pengusaha Manggis Puspahiang Terkena Dampak Virus Corona

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID – Wabah virus Corona di Cina ternyata berdampak besar pada usaha manggis di Puspahiang Kabupaten Tasikmalaya.

Harga manggis di tingkat petani kini terjun bebas dari sebelumnya Rp 55.000 tiap kilogramnya, kini dihargai Rp 16.000 untuk manggis kualitas super.

Bahkan ekspor manggis ke Cina sempat dihentikan gegara munculnya virus Corona di Cina belum lama ini. Namun kini keran ekspor kembali dibuka tetapi harga buah manggis malah anjlok.

Salah seorang pengusaha Manggis Puspahiang, H Doni (45) menjelaskan harga manggis di Puspahiang kini belum stabil.

Sebelum adanya serangan virus Corona, harga manggis di tingkat petani berada pada kisaran Rp 50 ribu sampai Rp 55 ribu untuk kualitas super.

“Kini harga manggis jenis super perkilonya Rp 15.000 sampai 16.000 di beli dari petani,” katanya.

Saat ini kata dia, baru bisa mengekspor manggis untuk negeri Cina antara 4 sampai 6 ton saja tiap harinya. Itu karena di wilayah Puspahiang belum panen raya. Baru pada Maret mendatang panen raya terjadi.

“Semoga saja ke depan harga manggis kembali stabil lagi. Apalagi di saat musim panen raya. Jika ini terjadi masyarakat petani akan sejahtera,” katanya. (Jalal)***