KANAL

Peringati HUT ke-68, SMAN 1 Sumedang Gelar Karnaval Pancawaluya dan Festival Budaya Jabar

×

Peringati HUT ke-68, SMAN 1 Sumedang Gelar Karnaval Pancawaluya dan Festival Budaya Jabar

Sebarkan artikel ini

KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Warna-warni pakaian adat Sunda dan semarak kesenian khas Jawa Barat tumpah ruah di jalanan Sumedang, Rabu (30/9/2026). Ribuan siswa-siswi SMAN 1 Sumedang turun ke jalan menggelar Karnaval Pancawaluya, memantik perhatian warga yang antusias menyaksikan kemeriahan tersebut.

​Ajang penuh kreativitas ini merupakan bagian dari Festival Budaya Jawa Barat sekaligus rangkaian acara untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 SMAN 1 Sumedang yang puncaknya jatuh pada Kamis, 1 Oktober 2026.

​Pelepasan peserta karnaval ditandai secara simbolis dengan pengguntingan pita oleh Kepala SMAN 1 Sumedang yang didampingi jajaran dewan guru.

​Para pelajar kemudian berjalan kaki menyusuri rute protokol di pusat kota. Mulai dari halaman SMAN 1 Sumedang, bergerak menuju Jalan Pangeran Geusan Ulun, Jalan Pangeran Soeriatmadja, Jalan Raden Suyud, lalu memutar kembali lewat Jalan Pangeran Geusan Ulun sebelum akhirnya finish di sekolah.

​Ketua Pelaksana HUT ke-68 SMAN 1 Sumedang, Alfian Rizky Noerdian, mengungkapkan bahwa Karnaval Pancawaluya menjadi magnet tersendiri dalam rangkaian perayaan milad tahun ini.
​Menurut Alfian, berbagai agenda padat telah sukses digelar sejak awal September lalu. Mulai dari kompetisi olahraga internal, aksi sosial berupa khitanan massal dan bakti sosial, hingga simulasi mitigasi bencana.

​”Selanjutnya hari Selasa ada kegiatan olahraga guru. Hari ini Rabu ada Baskaranaya Festival, di antaranya kegiatan karnaval dan perlombaan talent show. Besok, Kamis 1 Oktober, merupakan puncak rangkaian perayaan ulang tahun ke-68,” ujar Alfian.

​Ia menuturkan, semarak HUT kali ini melibatkan seluruh elemen warga sekolah mulai dari siswa, guru, hingga staf kependidikan—serta mendapat dukungan penuh dari lingkungan eksternal.

​Yang membuat perayaan tahun ini berbeda, kata Alfian, adalah pengusungan konsep “elemental” yang diselaraskan dengan nilai-nilai karakter luhur Pancawaluya: cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Nilai-nilai tersebut diimplementasikan secara nyata dalam setiap agenda kegiatan.

​”Perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, pada Rabu 30 September ini ada kegiatan Karnaval Pancawaluya yang menampilkan kesenian-kesenian daerah Jawa Barat untuk diperkenalkan kepada masyarakat sekitar,” tuturnya.

​Selain sebagai hiburan rakyat, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukatif agar para generasi muda semakin mencintai, bangga, dan ikut ambil bagian dalam melestarikan warisan budaya Sunda.
​Menutup rangkaian perayaan jelang usia matang ini, Alfian memanjatkan harapan besar bagi almamater tercintanya.

​”Harapan saya pribadi, semoga SMA Negeri 1 Sumedang semakin maju, berkembang, mencatat prestasi-prestasi yang lebih banyak lagi, dan terus melahirkan generasi penerus bangsa yang handal,” pungkasnya. (AM)