KAPOL.ID – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Jawa Barat sepakat memperkuat sinergitas dan koordinasi lintas instansi.
Komitmen tersebut mengemuka saat Kapolda Jabar Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., menerima audiensi Kepala Kanwil Ditjenpas Jabar, Ika Yusanti, beserta jajaran di Ruang Courtesy Call Kapolda Jabar, Rabu (4/11/2026).
Pertemuan silaturahmi ini berfokus pada penguatan pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan), pembinaan warga binaan, mitigasi bencana, hingga langkah bersama dalam penegakan hukum di wilayah Jawa Barat.
Sejumlah isu krusial di lingkungan pemasyarakatan turut dibedah, mulai dari persoalan overkapasitas hunian, potensi gangguan keamanan, ancaman penyelundupan barang terlarang, hingga pentingnya pertukaran informasi intelijen secara berkala.
Kapolda Jabar, Irjen Pol. Hengki menegaskan, jajarannya siap memberikan dukungan penuh terhadap jajaran pemasyarakatan melalui patroli sambang rutin, penebalan personel, hingga respons cepat deteksi dini.
”Sinergitas antara kepolisian dan jajaran pemasyarakatan harus terus diperkuat. Kami siap memberikan dukungan dalam pengamanan, deteksi dini, serta penanganan berbagai potensi gangguan kamtibmas. Upaya pencegahan harus menjadi prioritas agar situasi keamanan tetap terjaga,” tegas Irjen Pol. Hengki.
Tidak hanya sektor keamanan, Hengki juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat. Ia mengarahkan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) kontingensi dan mitigasi bencana di Lapas maupun Rutan, mengantisipasi potensi gempa bumi, banjir, hingga kebakaran.
Guna memastikan kesiapan di lapangan, Kapolda menginstruksikan jajaran Samapta meningkatkan patroli ke Lapas/Rutan serta mendorong optimalisasi layanan Call Center 110. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol. Hengki bahkan melakukan simulasi uji coba langsung layanan Call Center 110 yang terhubung secara akurat dengan petugas Polrestabes Bandung.
Selain itu, kerja sama juga menyasar peningkatan kompetensi personel pemasyarakatan melalui serangkaian pelatihan pengamanan, pengawalan, penggeledahan, dan kemampuan bela diri.
Kedua pihak juga mematangkan rencana kerja sama empat instansi terkait pelaksanaan persidangan elektronik yang ditargetkan mulai berjalan pada November 2026.
Irjen Pol. Hengki menyambut positif sinergi berkelanjutan ini demi menghadirkan rasa aman dan ketertiban umum di tengah masyarakat.
”Melalui kolaborasi yang solid, kita berharap pengamanan berjalan optimal, pembinaan warga binaan semakin baik, serta tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Jawa Barat,” pungkasnya.
Pertemuan strategis tersebut ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama sebagai penanda eratnya hubungan kelembagaan antara Polda Jabar dan Kanwil Ditjenpas Jabar. (JM)






