KANAL

Petani Ikan di Waduk Jangari Cianjur Rugi Banyak, Ini Penyebabnya

×

Petani Ikan di Waduk Jangari Cianjur Rugi Banyak, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
IST

KAPOL.ID – Puluhan Kolam Jaring Apung (KJA) di sejumlah titik di Waduk Jangari, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur hancur akibat luapan air dari aliran Sungai Cisokan.

Bahkan, puluhan ton ikan di kolam lepas, sehingga para petani ikan di Waduk Jangari mengalami kerugian sampai ratusan juta.

Adam Bukhiri (45) petani ikan KJA mengatakan, hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi selama beberapa jam membuat aliran Sungai Cisokan meluap.

“Dari luapan air sungai Citarum mengakibatkan puluhan KJA milik petani dan saya hancur, menyebabkan ikan siap panen lepas semua,” kata dia.

Menurutnya, dari puluhan KJA di wilayah Nusa dua dan blok Coklat ada puluhan ton ikan siap panen dan baru tanam habis terlepas.

“Ikan siap panen dan yang baru ditanam semuanya pada lepas karena KJA rusak akibat diterjang luapan Sungai Cisokan. Kerugian nominal diperkirakan mencapai ratusan juta,” katanya.

Adam mengungkapkan, saat ini KJA para petani hancur dan kondisi waduk Jangari Blok Citarum berantakan serta di penuhi sampah akibat luapan aliran sungai Cisokan.

“Sampah berserakan dan tidak ada evakuasi dari Citarum harum. Kami bergarap Citarum Harum bisa mengevakuasi tumpukan limbah itu, karena penyebab utama yang membuat hancur KJA sebenarnya limbahnya,” katanya.

Karena, lanjut Adam, bila tidak ada evakuasi dan pembersihan sampah puing-puing kayu, dikhawatirkan ada luapan susulan yang terjadi dan menyebabkan kehancuran KJA lain serta merugikan para petani ikan.

“Kita khawatir adanya luapan susulan karena kondisi cuaca di Cianjur saat ini sering terjadi hujan lebat. Kalau dibiarkan tidak dievakuasi pasti sampah semakin banyak dan mengganggu perahu yang melintas,” pungkasnya.***