KABAR PRIANGAN ONLINE (KAPOL) – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) Polda Jabar sekaligus pelantikan Kapolrestabes Bandung.
Agenda penting korps bhayangkara tersebut dipusatkan di Markas Komando (Mako) Brimob Polda Jabar, Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (20/5/2026).
Dalam amanatnya, Irjen Pol. Rudi Setiawan menegaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lumrah. Menurutnya, ini adalah bagian dari dinamika organisasi yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan.
”Mutasi jabatan bukan hanya sebagai bentuk penyegaran organisasi. Tetapi ini merupakan proses regenerasi dari kepemimpinan, pengembangan karier, serta upaya peningkatan kinerja organisasi guna menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks,” ujar Irjen Pol. Rudi Setiawan.
Dalam kesempatan yang dihadiri jajaran petinggi Polda Jabar tersebut, Jenderal Bintang Dua ini menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di tanah pasundan.
Tak lupa, ucapan selamat juga dialamatkan kepada para pejabat baru yang kini resmi mengemban amanah jabatan baru. Salah satu yang mencuri perhatian dalam pelantikan tersebut adalah posisi Kapolrestabes Bandung yang kini resmi dijabat oleh Kombes Pol. Dedi Supriyadi.
Kapolrestabes Bandung memiliki tantangan yang terbilang sangat strategis. Pasalnya, Kota Kembang merupakan episentrum pemerintahan, pendidikan, hingga urat nadi perekonomian di Jawa Barat.
“Kota Bandung adalah pusat aktivitas masyarakat dengan dinamika kamtibmas yang sangat tinggi. Oleh karena itu, tantangannya sangat strategis,” tuturnya.
Menyikapi perkembangan zaman, Irjen Pol. Rudi mengimbau dan mewanti-wanti seluruh jajaran personel Polda Jabar untuk terus mendongkrak profesionalisme dan menjaga integritas. Ia meminta anggota menjauhi segala bentuk pelanggaran yang bisa mencederai hati masyarakat dan merusak citra institusi.
“Kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang humanis serta responsif terhadap setiap permasalahan yang terjadi,” tegas Kapolda.
Di akhir arahannya, orang nomor satu di Polda Jabar ini mengajak seluruh personel untuk memperkokoh soliditas internal. Termasuk memperkuat sinergitas bersama TNI, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat demi menjaga kondusivitas serta stabilitas keamanan di Jawa Barat.
“Perkembangan situasi kamtibmas saat ini menuntut kita semua untuk bekerja lebih cepat, tepat, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi maupun dinamika sosial masyarakat,” pungkasnya. (Am)












