SOSIAL

PMI Sumedang Siaga 24 Jam Jika Terjadi Bencana

×

PMI Sumedang Siaga 24 Jam Jika Terjadi Bencana

Sebarkan artikel ini
Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Sumedang Masa Bakti Periode 2023-2028 oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Barat Irjen Pol. (Purn) H. Adang Rochjana disaksikan oleh Pj Bupati Sumedang, bertempat di Gedung Negara Sumedang.

KAPOL.ID – Pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Kabupaten Sumedang Masa Bakti Periode 2023-2028 oleh Ketua PMI Provinsi Jawa Barat Irjen Pol. (Purn) H. Adang Rochjana disaksikan oleh Pj Bupati Sumedang, bertempat di Gedung Negara Sumedang.

Tampak hadir mantan Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, Forkopimda Kabupaten Sumedang, RWS, Apdesi Kabupaten Sumedang serta para pengurus PMI Kabupaten Sumedang.

Dalam pelantikan tersebut dilakukan penandatangan berita acara, Penyematan Pin Pengurus PMI dan Dewan Kehormatan PMI dan penyerahan buku AD/ART PMI secara simbolis kepada Ketua PMI Kabupaten Sumedang dan Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Sumedang juga dilakukan pemberian cinderamata dan penyerahan tropi.

Ketua PMI Kabupaten Sumedang, H. Agus Seksyarsah Rasjidi mengatakan, di masa kedua ini tentunya akan meneruskan bagi program-program yang belum terselesaikan pada periode pertama.

“Jadi, ada beberapa kegiatan yang memang sudah ditargetkan juga oleh Pj Bupati. Untuk mengikuti kemajuan dari apa yang terjadi di Kabupaten Sumedang tentunya kami harus bisa mengikuti dan membantu agar di Kabupaten Sumedang ini menjadi yang pertama di dalam pelaksanaan kegiatan maupun program,” ucap dia.

Tadi sudah disampaikan oleh Pak Pj Bupati dan satu hal yang paling istimewa adalah bahwa di Kabupaten Sumedang sekarang sudah ada Perda tentang kepalangmerahan.

“Ini merupakan Perda pertama di Indonesia dan sudah ada turunannya sesuai dengan tadi janji Pj Bupati sedang disusun lagi peraturan Bupati tentang bagaimana memberikan penghargaan bagi para relawan, terutama pendonor darah agar bisa mendapatkan,” kata dia.

Misalnya tadi adalah pembebasan biaya PBB bagi mereka yang sudah bisa mencapai 50 kali, 75 kali atau 100 kali donor darah.

“Jadi itu juga merupakan suatu prestasi yang luar biasa. Karena belum pernah ada di kabupaten lain se-indonesia ini yang juga melaksanakan hal seperti itu,” kata dia.

“Jadi, kami patut bersyukur tentunya dengan kondisi seperti ini. Diharapkan seperti apa yang bisa di targetkan oleh Pak Bupati ini bisa tercapai untuk masa yang akan datang,” kata dia.

Ketika ditanyakan bahwa Sumedang rawan bencana kesiapan dari PMI itu sendiri seperti apa, Agus mengatakan pada hari pertama terjadinya gempa, kebetulan baru selesai mengikuti upacara nataru dan pada saat itu kita langsung ke lapangan.

“Kesiapan kami tentunya langsung setiap ada bencana sudah ada tim yang siap siaga selalu 24 jam di markas,” ujarnya.

Apabila ada bencana, pasti langsung melakukan gerak cepat penanganan bencana.

“Dari sisi peralatan Alhamdulillah sudah terpenuhi seperti tadi  ditargetkan oleh Provinsi bahwa kami harus melakukan dengan asesment dengan drone kami sudah melakukan sejak 3 tahun yang lalu,” ujarnya.

“Kami baru punya satu drone dan itu memang tidak murah. Jadi yang agak mahal agar kualitas hasil pengamatan tentunya harus akurat, sehingga tidak membeli yang asal-asalan,” ujarnya. ***