SOSIAL  

Ridwan Kamil Absen Ulama Tasikmalaya

TASIKMALAYA,(KAPOL).- Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil absen ulama Tasikmalaya seusai salat subuh berjamaah di Masjid Agung Kota Tasikmalaya, Minggu (29/12/2019). Salah satunya saat memberangkatkan lima ulama dari Jawa Barat untuk mengisi pengajian atau berdiskusi di Inggris. 

“Mereka (yang berangkat) berkesempatan berdiskusi dengan wali kota muslim, di sejumlah komunitas ataupun kampus di Inggris. Dari lima orang, dari Tasikmalaya belum,” ujarnya kepada jamaah subuh.
Ia mengatakan, tahun mendatang ada beberapa negara yang sudah siap bekerjasama seperti Amerika dan Polandia. Syaratnya bagi ulama Jabar, fasih dalam berbahasa inggris.

“Syiarnya tentu fikih, dan dikemas dalam bahasa inggris yang mudah dicerna,” kata RK-sapaan akrab Ridwan Kamil.

Sebab, kata dia, di beberapa perpustakaan berbagai ketika mengetik di mesin pencari banyak perspektif negatif tentang islam. Ulama dari Jawa Barat inilah yang akan menjelaskan rahmatan lil alamin dari islam itu sendiri.

Pada kesempatan tersebut juga RK memberikan informasi berbagai hal kepada jamaah. Termasuk dunia digital yang memiliki sisi positif dan sisi gelap. Mulai dari hoaks, kemajuan umat islam hingga perhatian negara maju terhadap peningkatan sumberdaya manusia.

“Jangan mengklaim Islam bangkit kalau salat subuhnya belum seramai jumatan di masjid. Itu kata ulama palestina,” ujarnya.

“Kita berharap rajin beribadah sama dengan muamalahnya. Jangan sampai pulang pengajian buang sampah beseknya di sembarang tempat. Doakan anak-anak Tasik menjadi anak unggul, kota sebagai orang tua tenang ,” katanya menambahkan.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pejabat teras Pemkot Tasikmalaya, Forum Konsultasi Pimpinan Daerah minus Ketua DPRD Kota Tasikmalaya. (KP-11)