Saatnya Mabar MPLS Bukan ML Melulu

  • Bagikan
Suasana pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMPN 1 Garut, Sabtu (24/7/2021). [garutkab.go.id]

KAPOL.ID – Kini siswa baru era pandemi mesti fokus ‘main bareng’ alias mabar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan Mobile Legend (ML) melulu.

Di Kabupaten Garut, melalui Dinas Pendidikan secara resmi dibuka Bupati Garut, Rudy Gunawan pada Senin (19/7/2021). Sedangkan di SMP Negeri 1 Garut pelaksanaanya mulai dilaksanakan Sabtu (24/7/2021). Sebanyak 390 peserta didik baru hadir meski dalam media virtual.

Hal yang unik di SMP Negeri 1 adalah disediakan hadiah bagi siswa yang mampu menjawab pertanyaan dari panitia setempat, begitu pula Kepala SMPN 1 menyediakan hadiah bagi siswa aktif selama acara berlangsung.

Bahkan saat Bupati Garut, Rudy Gunawan hadir secara virtual, menantang siswanya sekaligus menyediakan Handphone bagi tiga siswa terbaik. Ia telah menyiapkan 3 telepon genggam untuk tiga siswa dengan kriteria siswa paling banyak hafal al-qur’an, siswa tidak mampu, dan siswa terpintar.

“Saya akan memberikan tiga buah HP (sebagai hadiah), kriteria yang pertama adalah (untuk) anak-anakku yang hari ini mampu yang menghapal (Al-Qur’an) yang terbanyak. Misalnya yang maksimal ini kalau 30 juz ya luar biasa,” ujarnya saat membuka kegiatan MPLS secara virtual di SMP Negeri 1 Garut.

Pada awal sambutannya, Bupati Garut menyempatkan menyapa siswa dan para guru seraya mengucapkan selamat atas kenaikan status para siswa dari siswa Sekolah Dasar (SD) menjadi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Anak-anakku sekalian hari ini bapak ucapkan selamat atas kenaikan status dari Sekolah Dasar menjadi siswa di sekolah tingkat pertama, Nah tentu ini adalah sejarah yang harus dicatat, dan ini merupakan bagian dari hidup kalian, bahwa kalian sekarang dari SD manapun menjadi satu didalam wadah SMP Negeri 1 Garut yang sudah diterima sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Melalui MPLS ini, imbuh Rudy, para siswa bis mengenal para guru, mengenal ruang sekolah, dan lain sebagainya, sehingga ia meminta kepala sekolah untuk membuat video tentang keberadaan sekolahnya.

“Saya minta kepada para kepala sekolah untuk membuat video tentang keberadaan sekolahnya, (dengan) memperkenalkan guru, memperkenalkan ruang kelas, memperkenalkan perpusatakaan, dan memperkenalkan juga hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan ekstrakurikuler,” lanjut Rudy.

Ia berharap di masa pandemi ini para siswa bisa tetap semangat untuk belajar, berdoa dan tetap melaksanakan protokol kesehatan agar terhindar dari pandemi Covid-19.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Garut, Aceng Mulyana menuturkan rangkaian kegiatan MPLS ini adalah mengenalkan lebih dekat kepada peserta didik baru, mulai dari kepala sekolah, para guru, tata usaha, hingga beberapa fasilitas yang tersedia di sekolah yang ditunjuk sebagai Sekolah Penggerak bersama 50 sekolah di Indonesia.

“Rangkaian kegiatan MPLS tentunya kami membuka video-video berupa struktur daripada organisasi sekolah kemudian ruangan-ruangan yang ada di sekolah kami. Mulai daripada gerbang sampai ruangan guru, ruangan kepala sekolah, ruangan tenaga pendidikan, ruangan rapat, masjid dan alhamdulillah mesjidnya menurut kami representatif,” kata Aceng di sela-sela seremoni kegiatan MPLS.

Salah seorang tua murid yang turut mengikuti pelaksanaan MPLS, dr. Ingeu Andriani Heriawan mengapresiasi pembukaan kegiatan MPLS yang dilaksanakan secara virtual ini. Menurutnya, para siswa sangat antusias mengikuti kegiatan hari ini.

“Bagi saya tadi saya menyaksikan sendiri kegiatan pembukaan MPLS di SMPN 1 Garut luar biasa, antusias anak-anak juga luar biasa, guru-guru juga luar biasa, apalagi tadi dihadiri oleh Bapak Bupati yang memberikan support baik pada guru, bagi sekolah, maupun anak-anak untuk tetap menjalankan semuanya walaupun di masa pandemi ini,” tuturnya.

  • Bagikan