KAPOL.ID — Dua lembaga pendidikan menengah yang berada di bawah naungan Paguyuban Pasundan, yakni SMA Pasundan 1 Tasikmalaya dan SMA Pasundan 2 Tasikmalaya, saat ini tengah menghadapi persoalan serius berupa menurunnya jumlah peserta didik baru dalam beberapa tahun terakhir.
Ketua Paguyuban Pasundan Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. Erry Purwanto, M.Si, mengakui kondisi tersebut dan menyebutnya sebagai tantangan besar yang harus segera disikapi bersama.
“Kami tidak menutup mata bahwa SMA Pasundan 1 dan SMA Pasundan 2 Tasikmalaya saat ini memang mengalami penurunan peminat. Ini menjadi bahan evaluasi serius bagi kami di Paguyuban Pasundan,” ujar Erry dalam keterangannya, Jumat (20/12).
Menurut Erry, menurunnya minat masyarakat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari ketatnya persaingan antar sekolah, perubahan preferensi orang tua terhadap sekolah berbasis kejuruan maupun pesantren, hingga persepsi masyarakat yang perlu diperbaiki melalui peningkatan kualitas dan citra sekolah.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa secara historis dan kultural, SMA Pasundan memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia di Tasikmalaya. Banyak tokoh daerah dan alumni berprestasi yang lahir dari sekolah-sekolah Pasundan.
“SMA Pasundan ini memiliki nilai sejarah dan idealisme pendidikan Sunda yang kuat. Yang perlu kita lakukan sekarang adalah pembenahan manajemen, peningkatan mutu pembelajaran, serta adaptasi dengan kebutuhan zaman,” tambahnya.
Sebagai langkah ke depan, Paguyuban Pasundan Kabupaten Tasikmalaya berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pembaruan program unggulan sekolah, peningkatan sarana prasarana, serta penguatan promosi kepada masyarakat.
Erry juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pengurus yayasan, kepala sekolah, guru, alumni, hingga masyarakat, untuk bersama-sama membangkitkan kembali kepercayaan publik terhadap SMA Pasundan 1 dan SMA Pasundan 2 Tasikmalaya.
“Ini bukan hanya tanggung jawab pengurus, tetapi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga dan menghidupkan kembali marwah pendidikan Pasundan di Tasikmalaya,” pungkasnya.
Dengan langkah strategis dan dukungan semua pihak, Paguyuban Pasundan optimistis SMA Pasundan 1 dan SMA Pasundan 2 Tasikmalaya dapat kembali diminati dan berperan aktif dalam pembangunan pendidikan daerah.









