BIROKRASI

Sudah Dua Gelombang, Vaksinasi Tidak Ada Penolakan

×

Sudah Dua Gelombang, Vaksinasi Tidak Ada Penolakan

Sebarkan artikel ini
Plt. Sekdis DKPP Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi. (Foto: kapol.id/Amin R. Iskandar)

KAPOL.ID–Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menggalakan vaksinasi tahap pertama gelombang kedua. Gelombang pertama sudah usai, sebanyak dua kali penyuntikan.

“Untuk gelombang kedua ini sasarannya itu ASN, TNI, Polri, tokoh publik, SKPD, dan DPRD. Kita sudah mulai bergerak,” ujar Kabid P2P DKPP Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi, Senin (8/3/2021).

Kalau dihitung total, lanjut Atang, pihaknya sudah menerima vaksin sebanyak 24.000 dosis.

Karena per orang mesti mengalami dua kali penyuntikan, maka warga Kabupaten Tasikmalaya yang kebagian vaksin baru sebanyak 12.000 orang.

Tidak ada alasan, kata Atang, semua vaksin harus habis terpakai. Kalaupun pada praktiknya orang yang terdata mengalami kendala saat pemeriksaan, vaksinasi yang bersangkutan bisa ditunda.

“Beda lagi kalau sesudah pemeriksaan itu ternyata yang bersangkutan tidak memenuhi syarat divaksin, ya, kita harus mengalihkannya kepada yang lain,” lanjut Atang.

Sejauh ini Atang mengaku tidak menemukan kendala apapun pada proses vaksinasi. Tidak seorang pun dari yang terdata melakukan penolakan. Semua bersedia untuk divaksin.

“Mungkin karena sasarannya orang-orang terpelajar, sehingga tidak ada penolakan. Cuma saya khawatir yang buat masyarakat, terutama yang awam, mungkin bakal ada penolakan,” tambahnya.

Vaksinasi masyarakat umum sendiri, terang Atang lebih jauh, waktunya masih sangat lama. Yaitu masuk ke vaksinasi periode ketiga. Karena berdasarkan rencana vaksinasi akan dilaksanakan dalam waktu satu tahun setengah.