BIROKRASI

Tasik Kota Santri, Perbandingan Kuota Haji dengan Minat Masyarakat Belum Ideal

×

Tasik Kota Santri, Perbandingan Kuota Haji dengan Minat Masyarakat Belum Ideal

Sebarkan artikel ini
Tasik Kota Santri
Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin meminta penambahan kuota haji. Karena Tasikmalaya sebagai Kota Santri seiring dengan tingginya animo masyarakat untuk berangkat haji.

KAPOL.ID–Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin menilai kuota haji bagi Kabupaten Tasikmalaya masih sangat kurang. Perbandingan kuota haji dengan jumlah penduduk jauh dari ideal.

Apalagi kalau memperhitungkan kultur yang ada. Kabupaten Tasikmalaya merupakan kota santri dengan beribu pesantren. Cecep bahkan menyebutnya ikon untuk wilayah Priangan Timur Jawa Barat, bahkan nasional.

“Bayangkan saja, kuota haji kita saat ini kan sebanyak 1.459 orang. Sementara tahun ini yang berangkat hanya 674 orang,” terang Cecep, Jumat (3/6/2022).

Imbas dari kenyataan tersebut, tambah Cecep, daftar tunggu berangkat haji bagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya semakin meningkat. Pendaftar tahun ini saja baru dapat berangkat sekitar 17 tahun lagi.

Tidak berharap daftar tunggu calon haji semakin lama, Cecep mun berharap ada penambahan kuota haji bagi Kabupaten Tasikmalaya. Persentasenya tidak terlalu besar, hanya 0,1 persen dari total penduduk Kabupaten Tasikmalaya, yakni 1,8 juta jiwa.

“Dari minimal 0,1 persen dari total jumlah penduduk saja kan sudah 1.800 orang. Maka, kami sangat mendorong pemerintah pusat untuk berkomunikasi secara diplomatik dengan pemerintah Arab Saudi, sehingga lahir kebijakan penambahan kuota haji,” lanjut Cecep.

Jika proses komunikasi diplomatik Pemerintah RI dengan Pemerintah Saudi Arabia berhasil, kata Cecep tentu penambahan kuota haji akan berlaku secara nasional. Otomatis juga akan berimplikasi terhadap perbandingan kuota haji dengan penduduk Jawa Barat dan Kabupaten Tasikmalaya.

Di pihak lain, Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umroh pada Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Yayat Kardiyat juga memiliki pemikiran yang sama. Idealnya Kabupaten Tasikmalaya memiliki kuota haji sebanyak 1.800 orang.

“Itu asumsinya per 10 ribu jiwa penduduk adalah satu kuota haji. Tentu kami setiap tahunnya berupaya terus mengusulkan penambahan kuota haji. Mudah-mudahan sesuai harapan semua,” kata Yayat.

Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment

Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv
Instagram : https://www.instagram.com/kapol_id