KANAL

Tembus Seleksi Nasional ISLC 2026, Alya Khalifa dari Al Mashduqi IIBS Garut Terpilih Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Bersama 100 Ketua OSIS di UI

×

Tembus Seleksi Nasional ISLC 2026, Alya Khalifa dari Al Mashduqi IIBS Garut Terpilih Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Bersama 100 Ketua OSIS di UI

Sebarkan artikel ini

KAPOL.ID —Alya Khalifa Nur Sya’bani, Santri Murid MA Unggulan Al Mashduqi IIBS Garut, berhasil menembus seleksi nasional Indonesian Student Leadership Camp (ISLC) 2026 dan terpilih mewakili Provinsi Jawa Barat.

Alya merupakan santri murid Al Mashduqi sejak jenjang SMP dan kini duduk di bangku Grade 6/XII MA Unggulan Al Mashduqi IIBS Garut Cluster Al Azhar.

Alya akan bergabung bersama 100 ketua OSIS terpilih dalam pelatihan kepemimpinan pada 17–21 Oktober 2026 di Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi para pelajar terpilih untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan, bertukar pengalaman, dan memperluas jejaring antarpelajar.

Jangkauan ISLC juga terlihat dari penyelenggaraan tahun sebelumnya. Pada ISLC 2025, peserta tercatat berasal dari 36 provinsi, 82 kabupaten/kota, serta empat negara di luar Indonesia. Sebaran tersebut menunjukkan luasnya jejaring ISLC sekaligus keberagaman latar belakang peserta yang menjadi bagian dari ruang belajar kepemimpinan tersebut.

Capaian Alya sejalan dengan salah satu program unggulan Al Mashduqi IIBS Garut dalam Program Pendidikan Berkelanjutan 6 Tahun (Tingkat SLTP–SLTA/Kelas I–VI), yakni Leadership & Character Building based on Living Value Education.

Melalui program ini, pembentukan karakter dan kepemimpinan menjadi bagian dari proses pendidikan santri murid yang berlangsung secara berkelanjutan.

Pengalaman kepemimpinan Alya tumbuh melalui berbagai kegiatan organisasi. Ia pernah menjadi Kader Program Adiwiyata Al Mashduqi, aktif dalam Badan Eksekutif Santri Terpadu (BEST) Al Mashduqi, hingga dipercaya sebagai Wakil Presiden BEST periode 2025–2026.

Ia juga menjadi Language Ambassador dalam Program Departemen Pembinaan dan Pengembangan Bahasa International Al Mashduqi.

Bagi Alya, ketertarikannya terhadap kepemimpinan bahkan memiliki cerita yang dekat dengan makna namanya.

“Ada kalanya, sebuah nama baru menemukan maknanya setelah seseorang tumbuh. Ada pula yang mengatakan bahwa nama adalah doa. Saya Alya Khalifa Nursya’bani. Berdasarkan penuturan orang tua, khalifa berarti pemimpin, dan nur berarti cahaya. Siapa sangka ternyata dari sanalah ketertarikan saya terhadap isu kepemimpinan bermula,” ujar Alya.

Ketua MA Unggulan Al Mashduqi IIBS Garut sekaligus Wakil Direktur I Al Mashduqi Islamic School Garut, Ustaz Ikmal Al Hudawi, Lc., M.Pd., Gr., mengapresiasi capaian tersebut. Ia mengatakan, terpilihnya Alya menjadi bagian dari proses pembinaan kepemimpinan yang terus dibangun di lingkungan Al Mashduqi.

“Kami melihat kepemimpinan sebagai proses yang perlu dibangun secara berkelanjutan. Karena itu, pengalaman Alya dalam organisasi menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter dan kepemimpinannya. Terpilihnya Alya dalam ISLC 2026 kami harapkan menjadi ruang belajar baru untuk memperluas wawasan, pengalaman, dan jejaringnya,” ungkap Ustaz Ikmal.

Selain aktif dalam organisasi, Alya juga memiliki sejumlah prestasi, di antaranya Medali Emas Olimpiade Bahasa Arab Kejuaraan Sains Nasional (KSN) tingkat nasional tahun 2025 dan Medali Perunggu Biologi Olimpiade Sains Quartal Indonesia (OSQI) tingkat nasional tahun 2023, serta sejumlah prestasi pada kompetisi pramuka dan LKBB tingkat Jawa Barat.

Keikutsertaan Alya dalam ISLC 2026 menjadi kesempatan untuk membawa pengalaman kepemimpinan dari lingkungan Al Mashduqi ke ruang belajar tingkat nasional.

Lebih dari sekadar capaian personal, momentum ini diharapkan memperkaya perspektif dan jejaring Alya sekaligus menginspirasi santri lainnya untuk berani mengambil peran, terus bertumbuh, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan. (ANANG KN)***