Teqball Olah Raga Baru, Wagub Dukung Jadi Cabor KONI

KAPOL.ID – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mendorong teqball menjadi salah satu cabang olahraga yang dinaungi Komite Olahraga Nasional Indonesia baik di tingkat Pusat maupun di Jabar.

Menurut Wagub, sesuai dengan persyaratan dari KONI Jabar sendiri, teqball harus memiliki kepengurusan cabang minimal di enam kota/kbupaten.

Adapun saat ini sudah terdapat di sekitar 13 kota/kabupaten di Jabar.

Selain itu kejurda maupun kejurnas teqball harus sudah dilaksanakan masing- masing minimal sebanyak tiga kali pertandingan.

Untuk itu, Pak Uu sapaan Uu Ruzhanul mendukung penyelengaraan kejurda untuk menjaring atlet-altet berpotensi dari Jawa Barat yang dapat diandalkan untuk mengharumkan nama bangsa Indonesia dalam prestasi olahraga.

“Olahraga teqball memang dianggap baru dari cabor yang lain, tetapi teqball sudah memiliki induk internasional, artinya sudah memiliki gengsi tersendiri,” ujar Uu Ruzhanul saat memberi sambutan pada Kejurda Teqball Jawa Barat secara virtual, dari Rumah Singgah Wagub di Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (26/12/2021).

Menurut Pak Uu, potensi sumber daya manusia (SDM) Jabar sekitar hampir 50 juta jiwa berpeluang memopulerkan permainan teqball.

Pun bila sudah diakui KONI diharapkan pembinaan dan pembibitan atlet akan lebih terarah.

“Harapan Kami teqball Jabar bisa ikut event- event besar, dan mengharumkan nama Jabar,” sambung Dia.

“Karenanya Kami mendukung diselenggarakannya Kejurda agar lahir atlet- atlet potensial asal Jabar,” sambungnya.

Pak Uu pun mengungkap hadirnya teqball pun menambah khazanah olahraga di Jabar.

Selain itu keseruan yang disuguhkan dalam setiap pertandingan tentu menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat.

“Olahraga ini (mendatang) mungkin tidak hanya akan jadi olahraga prestasi, tapi juga olahraga yang bersifat hiburan, dan juga dengan olahraga semacam ini akan terjalin hubungan silaturahim di antara kita,” tutur dia.

Oleh karena itu, dirinya menyambut baik penyelenggaraan kejurda, serta siap mendukung Kejurnas Teqball, agar cabor ini dapat segera tersosialisasikan dan bernaung pada KONI.

Pak Uu pun menyatakan pihaknya dengan dinas terkait siap mendukung cabor baru asal Hongaria ini.

Untuk memajukan cabor baru ini bukan hanya perlu kesiapan dari sisi organisasi dan SDM, namun tentunya perlu dukungan sarana prasarana.

Pak Uu pun mendorong sosialisasi terkait permainan teqball terus digencarkan.

Apalagi teqball akan dipertandingan pada gelaran asian beach games 2021 di Sanya, Cina, termasuk di Olimpiade Paris 2024. Pak Uu berharap Indonesia dengan atlet teqball asal Jabar dapat berkontribusi pada helatan tersebut.

“Jabar Juara Lahir Batin menjadi visi dalam setiap aspek, maka Jawa Barat ingin segalanya juara, termasuk dalam cabor teqball ini,” pungkasnya.

Perlu diketahui, teqball sendiri merupakan olahraga yang merupakan kombinasi dari sepak bola, sepak takraw, dan tenis meja.

Olahraga ini bisa dimainkan secara singel oleh dua pemain yang saling berlawanan, ataupun beregu oleh empat orang pemain dalam satu game.

Olahraga yang menginduk pada International Federation of Teqball ini menggunakan meja lengkung dengan ukuran 3×1,7 meter dengan titik tertinggi 0,76 meter serta net setinggi 14 sentimeter.

Sedangkan untuk bola yang digunakan harus terbuat dari kulit atau bahan lain yang sesuai dan memiliki kandung kemih lateks.

Venue teqball sendiri berbentuk persegi panjang dengan ukuran minimal 12×16 meter dan memiliki ketinggian minimal 7 meter.

Adapun teqball dimainkan dengan memantulkan bola ke atas meja dengan menggunakan seluruh anggota tubuh kecuali tangan dengan hitungan 12 poin di setiap set. ***