Terdampak PPKM Dibantu Pemkab Garut

  • Bagikan

KAPOL.ID – Pemerintah Kabupaten Garut kembali meluncurkan program bantuan sosial terhadap sejumlah profesi yang terkena dampak dari perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat seperti para seniman, pedagang kaki lima, sopir angkot, penarik becak dan kusir delman.

Bantuan uang masing-masing sebesar Rp 250 ribu yang hanya satu kali diberikan ini peluncurannya dilakukan oleh Sekda Garut, Nurdin Yana, di Halaman Bank BPR Garut, Jl. Ahmad Yani Jumat (23/7/2021).

Nurdin pun menuturkan, bantuan yang hanya bersipat stimulan itu diberikan sebagai wujud keberpihakan Pemda Garut kepada masyarakatnya, terkait adanya rentan waktu perpanjangan PPKM di Kabupaten Garut yang berada di level 3.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 22 Tahun 2021 lanjut Yana, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, melalui Surat Edarannya dengan Nomor 133/KS.01.01/Hukham Tahun 2021 meminta daerah yang masuk level 3 untuk menerapkan kewaspadaan level 4 dalam PPKM ini.

“Nah, untuk menindaklanjuti hal tersebut, pada hari ini, Pemkab Garut secara resmi meluncurkan bantuan kepada beberapa profesi yang terdampak perpanjangan PPKM Darurat,” tutur Nurdin.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Garut, Ade Hendarsyah menyebutkan, terdapat sekitar 5.845 warga yang akan menerima bantuan dari Pemkab Garut yang terdiri dari pedagang kaki lima sebanyak 2.226 penerima manfaat, penarik becak sebanyak 61 penerima manfaat), kusir delman 528 penerima manfaat, supir angkutan umum 1524 penerima manfaat, dan para seniman sebanyak 1076 penerima manfaat.

Agar tidak terjadi kerumunan masa saat pelaksanaan penyaluran bantuan lanjut Ade, pihaknya telah berupaya membagi lokasi di antaranya Bank BPR Garut untuk PKL, Kantor Disparbud Garut untuk seniman, Kantor Dishub Garut untuk Tukang Becak dan Kusir Delman, serta Kantor Organda Garut untuk Supir Angkot.

“Selain itu kami pun telah menjadualkan pembagian waktu menjadi dua hari yaitu hari ini (Jumat) dan hari Senin besok,” ungkapnya.

Ade pun menjelaskan, untuk program bantuan ini Pemkab Garut mengusulkan dana kurang lebih 1.5 milyar. Secara berjenjang katanya, Pemkab Garut pun telah merencanakan penyaluran bantuan bagi para karyawan hotel dan restoran dibawah naungan PHRI.***

  • Bagikan