KAPOL.ID –
Lagi dan Lagi, Tim Densus 88 anti teror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di salah satu kawasan rumah elit Perum BSM Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Selasa (19/5/2020) sore kemarin.
Setelah sebelumnya berhasil menggeledah gudang senjata semi militer di Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya, beberapa hari lalu.
Pantauan sejumlah awak media di sekitar lokasi, terduga yang diketahui berinisial MT ini dikenal sebagai seorang ustad yang tinggal di rumah inventaris milik perumahan.
“Dia itu seorang ustad, tinggal disekitar sini sudah 7 tahun bersama keluarganya,” ujar Nana, salah seorang warga sekitar, Rabu (20/5/2020).
MT yang dikenal lama oleh warga sekitar itu sempat mengikuti kegiatan keagamaan beberapa tahun silam di luar lingkungan ini.
“Katanya merantau ke luar kota beberapa tahun dari sini. Sampai akhirnya kembali lagi dan mengisi kembali rumah inventaris ini bersama anak dan istrinya,” tambahnya.
Warga lainnya, Asep mengatakan MT pun selama ini dikenal suka bergaul dengan masyarakat dan bukan tipe orang atau keluarga yang menutup diri.
“Memang dia itu orangnya enak dan supel, pandai bergaul, bahkan seorang guru ngaji yang baik,” tuturnya.
Ia menyebutkan, sebelumnya sempat melihat ada dua orang bergantian sebagai pengurus masjid perumahan yang menempati rumah inventaris itu.
Hingga MT diketahui dibawa oleh beberapa orang berpakaian preman yang menyebut berasal dari Tim Densus 88.
“Kejadianya itu kemarin sore ia itu tadi dibawa sama orang yang berpakaian preman, katanya dari densus,” terangnya.***












