BIROKRASI

WFH tak Masalah Buat Pemkab Tasikmalaya, Pelayanan Bisa Melalui Saluran Daring

×

WFH tak Masalah Buat Pemkab Tasikmalaya, Pelayanan Bisa Melalui Saluran Daring

Sebarkan artikel ini
Kebijakan WFH
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin memastikan kesiapan jika harus memberlakukan WFH sehari dalam sepekan. Sebelumnya juga ada pengalaman semasa Covid 10. (Foto: Istimewa)

KAPOL.ID — Pemerintah Indonesia mewacanakan penerapan kebijakan work from home (WFH). Paling tidak satu hari dalam sepekan. Guna menghemat energi seperti BBM, sebagai dampak dari kondisi geopolitik global.

Terkait wacana tersebut, Bupati Tasikmalaya; Cecep Nurul Yakin mengaku telah mencermatinya. Bahkan ia menilai tidak ada masalah jika kebijakan tersebut diberlakukan di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

“Bagi kami soal WFH sehari dalam sepekan sebagaimana Pak Presiden Prabowo wacanakan itu tidak masalah. Pada dasarnya kan kita sudah memiliki pengalaman bekerja tanpa harus selalu bertatap muka secara langsung,” kata Cecep usai memimpin upacara hari pertama masuk kerja ASN selepas Idulfitri, Rabu (25/3/2026).

Wacana WFH sendiri muncul sebagai salah satu upaya antisipasi menghemat energi. Sebab dinamika geopolitik global yang tengah berlangsung di kawasan Timur Tengah berpotensi pada kekurangan persediaan energi nasional.

Sekalipun dapat memberlakukan WFH, kata Cecep, pihaknya tetap perlu memberlakukan beberapa penyesuaian pola kerja. Yang pasti, pada prinsipnya Pemkab Tasikmalaya siap, apa pun strateginya.

Di samping itu, WFH juga tidak boleh berdampak pada pelayanan terhadap masyarakat. Kinerja semua ASN tetap harus optimal, terlepas saat berada di kantor maupun saat bekerja di rumah.

“Nah, untuk mendukung WFH itu tentu kami terus mengembangkan sistem digitalisasi dalam pelayanan publik. Jadi masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara daring, tidak selalu harus datang langsung ke kantor pemerintahan,” lanjut Cecep.

Sistem pelayanan Daring sendiri di Pemkab Tasikmalaya sudah tersedia di semua satuan kerja pemerintah daerah (SKPD). Hal tersebut bukan hanya dalam pelayan publik, melainkan juga dalam kegiatan internal pemerintahan. Misalnya rapat dan koordinasi antarpegawai.

Pada nyatanya, penggunaan teknologi bukan hanya menghemat energi, tetapi termasuk juga efisiensi waktu. Artinya, Pemkab Tasikmalaya sudah melakukan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.

“Kami dapat pastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya optimistis dapat menerapkan kebijakan WFH secara efektif. Yang terpenting lagi, itu tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” Cecep menandaskan.

Support  KAPOL with subscribe, like, share, and comment

Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv