KAPOL.ID –
Tetangga Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut sudah punya stasiun kereta api megah.
Wali Kota Tasikmalaya, H. Muhammad Yusuf mengaku, sudah mengusulkan revitalisasi Stasiun Tasikmalaya ke Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI.
Apalagi banyak penumpang yang naik dan turun pada pagi, siang, malam hingga dini hari.
Serta dilintasi kereta api jarak jauh dari Jakarta, Bandung menuju Yogyakarta, Surabaya dan Malang.
“Moda kereta api itu sekarang digandrungi masyarakat mau tua dan muda karena efisien, cepat dan nyaman.”
“Nah stasiun di kita (Tasik) kalau direvitalisasi bakal menjadi etalase gerbang masuk kota,” ucap Yusuf seusai Safari Ramadan di Masjid Kecamatan Bungursari, Jumat (8/4/2022).
Revitalisasi Stasiun Tasikmalaya, kata dia, akan menjadi daya tarik tersendiri dan berharap bisa terealisasi.
Setidaknya memiliki fasilitas setara dengan stasiun di kota besar seperti Yogyakarta ataupun lainnya.
“Usulan (revitalisasi)-nya itu sekitar Rp 200 miliar. Kita berupaya mudah-mudahan terealisasi segera,” katanya.
Manajer Humasda PT. Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung, Kuswardoyo sudah mendengar usulan dari Pemkot Tasikmalaya.
“Setahu saya Wali Kota Tasik sudah bersurat ke DJKA (Ditjen Perkeretapian Kemenhub RI) untuk usulan tersebut,” ucapnya.
Informasi yang dihimpun KAPOL.ID, Stasiun Tasikmalaya tidak banyak perubahan berarti selama hampir satu dekade terakhir.
Hanya terlihat renovasi rutin dan penambahan pintu keluar stasiun bagi penumpang yang turun dari kereta api baru-baru ini.***












