KAPOL.ID–Menghadapi arus mudik Idulfitri 1443 H, Polres Tasikmalaya membuat pemetaan jalur lalu lintas. Polres Tasikmalaya memprediksi kali ini akan terjadi lonjakan pemudik, seiring dengan melandainya grafik kasus Covid-19.
Untuk memetakan jalur lalu lintas, Polres Tasikmalaya menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Gedung Pertemuan Warga (GPW) Mako Polres Tasikmalaya, Senin (18/4/2022). Pengamanan arus mudik sendiri bernama Operasi Ketupat Lodaya.
Adapun yang hadir pada rapar koordinasi antara lain Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol-PP, Tagana, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya. Pihak-pihak tersebut hadir untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi kecelakaan dan bencana alam; di samping kemacetan.
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Ryan Faisal mengemukakan bahwa sejatinya jalur Tenjowaringin-Cikunir merupakan jalan alternatif, jika jalur utara (Limbangan) tidak memungkinkan dilintasi. Sekalupun demikian, pihaknya tetap menyiapkan satu pos terpadu, dua pos pelayanan, tiga pos pengamanan dan 10 pos gatur lalu lintas sepanjang 30,2 kilometer.
“Barusan kami rapat terkait memetakan titik rawan kemacetan, kecelakaan dan bencana. Pembahasan kami juga terkait menyiapkan jalur-jalur alternatif kalau di pusat kota Singaparna terjadi kepadatan lalu lintas,” terang Ryan.
Titik rawan bencana berada di sekitar Salawu. Musim hujan kerap menyebabkan bencana tanah longsor. Karena itu, petugas gabungan akan siaga di Pos Tapalkuda Tenjowaringin, Salawu. Bahkan BPBD dan Dinas PU akan menyiapkan alat berat.
Support KAPOL with subscribe, like, share, and comment
Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv
Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv
Instagram : https://www.instagram.com/kapol_id












