KAPOL.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya menyediakan fasilitas yang dapat memudahkan para pemudik jelang dan pasca Idulfitri 2026. Yaitu dengan memasang CCTV pada titik-titik penting jalur mudik.
Melalui CCTV Pemkab Tasikmalaya itu, para pemudik dapat memantau kondisi arus lalu. Dengan demikian pemudik jadi mudah memilih jalur yang tepat guna menghindari kemacetan parah. Atau sekadar memastikan kapan waktu pemberangkatan yang tepat.
“Akses CCTV Pemkab Tasikmalaya sangat terbuka untuk umum. Silahkan gunakan sebagai panduan untuk mudik, misalnya. Atau untuk kepentingan yang lainnya,” ujar Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, Jumat (20/3/2026).
Pada kanal CCTV Pemkab Tasikmalaya sendiri terdapat 11 kotak yang menggambarkan kondisi arus lalu lintas. Antara lain di Pos Tapal Kuda, Jalan Kadipaten arah Tasikmalaya, Simpang Cipasung, Simpang Pasar Singaparna.
Kemudian di Rajapolah, Jalan Raya Alun-alun Manonjaya, Jalan Kecamatan Cipatujah, Jalan Raya Karangnunggal, Jalan Raya Depan Dishub di Cintaraja, dan Gerbang Pemda di Singaparna.
Selain Pemkab Tasikmalaya, ada juga CCTV yang dipasang oleh Korlantas Polda Jawa Barat. Lokasinya sama-sama di sepanjang arus mudik.
“Masyarakat bisa memilih, memantau jalur melalui CCTV Pemkab Tasikmalaya atau CCTV Korlantas Polda Jawa Barat. Karena jalur mudik yang melintas Tasikmalaya kan bisa lewat jalur Gentong Ciawi, jalur Garut Singaparna, atau jalur Selatan,” tambah Asep.
Sejauh ini memang jalanan sudah mulai sering mengalami kemacetan. Seperti di Simpang Tiga Pamoyanan. Yakni jalur penghubung antara Kabupaten/Kota Tasikmalaya dengan daerah lain.
Sama halnya dengan di sekitaran Polsek Rajapolah. Terutama dekat jalan raya gantung yang mengarah ke Ciamis. Truk sumbu tiga kerap menghambat arus lalu lintas.
Sementara di laur lain, titik kemacetan bisanya berada di wilayah Salawu. Kemudian di daerah Singaparna. Tepatnya di alun-alun, jalan Muktamar NU, hingga jalur menuju Kota Tasikmalaya.












