KAPOL.ID – Dandim 0610 Sumedang, Letkol Inf Hendrix Fahlevi Rangkuti mengucapkan Selamat Hari Veteran Nasional ke-77 pada tanggal 10 Agustus 2022.
Menurut dia, Peringatan Hari Veteran Nasional harus menjadi momentum sebagai upaya mengingat jasa dan pengorbanan Veteran Republik Indonesia.
Karena, veteran telah berjuang, membela, dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Bahkan, veteran pun ikut melaksanakan perdamaian dunia,” ujar dandim di Kantor LVRI Sumedang Jl. P. Soeriatmadja No. 10 Kel. Kota Kulon Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/08/2022).
Disampaikan, Peringatan Hari Veteran Nasional untuk mengenang gencatan senjata pada tanggal 10 Agustus 1949.
Setelah para pejuang Kemerdekaan Republik Indonesia melawan tentara Belanda di Surakarta.
Diketahui, tema peringatan Hari Veteran Tahun 2022 adalah “Membangun Indonesia yang Maju dan Sejahtera Didasari oleh Jiwa, Semangat dan Nilai-Nilai Juang 45”.
Menurut dandim, tema tersebut mengajak semuanya untuk terus membela negara dengan memanfaatkan komponen bangsa.
Termasuk para veteran Indonesia untuk maju serta hidup sejahtera.
“Caranya adalah dengan terus menerapkan sikap-sikap prajurit 1945 yang rela berkorban jiwa dan raga demi negara Indonesia,” ujarnya.
Dandim mengatakann, di masa sekarang, situasi dan kondisi sudah jauh berkembang pesat di segala bidang.
Menurut dia, tak terkecuali perkembangan lingkungan strategis, baik global, regional, maupun nasional yang terus bergerak sangat dinamis dan kompleks.
Hal tersebut memunculkan berbagai macam ancaman, baik militer, non militer, mau pun hibrida yang diprediksi masih akan mengancam kepentingan nasional di masa mendatang.
Sehingga, diperlukan strategi yang tepat yaitu Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
“Strategi tersebut melibatkan pengelolaan seluruh sumber daya nasional yang meliputi segenap sumber daya manusia, sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional di seluruh NKRI sebagai satu kesatuan pertahanan dalam menanggulangi ancaman,” katanya.
Hal tersebut, tentu dilandasi oleh penanaman nilai-nilai kesadaran bela negara pembangunan kekuatan TNI beserta alutsistanya seluruh komponen utama pertahanan negara.
“Kunci kekuatan Indonesia dalam menghadapi masuknya berbagai potensi ancaman adalah dengan memperkuat identitas dan jati diri bangsa serta membangun persatuan dan kesatuan yang kokoh dari seluruh komponen bangsa,” tuturnya.
Untuk itu, veteran Indonesia sebagai bagian dari kekuatan Indonesia harus terusmampu mewariskan nilai-nilai juang
45 bagi penerus bangsa.
“Sudah terbukti baik pikiran, fisik maupun mental veteran tercurah sepenuhnya untuk negara. Veteran Indonesia merupakan para pejuang yang melawan penjajah dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ujarnya.
Semua pengorbanan serta perjuangan yang telah veteran lakukan semata karena dilandaskan rasa cinta kepada tanah air Indonesia.
“Saya yakin dan percaya para veteran tidak pernah meminta balas jasa dan secara tulus mengabdi tiada henti untuk negara ini,” ujarnya.
Selain itu, veteran juga senantiasa bertekad untuk memberikan warisan persatuan, semangat perjuangan dan tauladan yang baik bagi generasi penerus bangsa.
“Tanpa perjuangan para veteran dan seluruh bangsa Indonesia, NKRI ini tidak ada. Bahkan, sebagai generasi penerus juga tidak ada seperti sekarang ini,” ucapnya.
Ia berharap para veteran tetap mempunyai semangat juang yang tidak pernah luntur.
“Para veteran menjadi pelopor dan contoh tauladan bagi masyarakat. Karena, vetern sumber inspirasi perjuangan bagi kami semua untuk menjadi SDM yang unggul dan insan terdepan dalam mewujudkan Indonesia maju dan sejahtera,” ujarnya.***












