BUDAYA

Tak Biasa, Kibar Budaya Berlangsung di Pendopo Alun-alun Tasik

×

Tak Biasa, Kibar Budaya Berlangsung di Pendopo Alun-alun Tasik

Sebarkan artikel ini
Diskusi Quo Vadis Dewan Kebudayaan pada Kibar Budaya di Pendopo Alun-alun Kota Tasikmalaya, Rabu (20/8/2025).*

KAPOL.ID –
Kibar Budaya Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya (DKKT) di luar kebiasaan berlangsung di Pendopo Lama Alun-alun Tasikmalaya, Rabu (21/8/2025). Dari rutinnya berlangsung di Gedung Kesenian Tasikmalaya Kompleks Dadaha Kota Tasikmalaya.

Ketua DKKT, Bode Riswandi mengatakan, memang baru pertama kali diadakan di Pendopo Tasikmalaya. Terlebih gedung milik pemerintah tersebut memiliki sejarah yang bukan kaleng-kaleng.

“Pendopo bisa menjadi etalase seni dan budaya di samping fasilitas pemerintah. Seperti halnya Presiden Soekarno yang membuka ruang di Istana untuk memajukan seni dan budaya,” ujarnya.

Ia juga berharap, Pendopo ini menjadi wahana untuk merapatkan silaturahmi dengan berbagai elemen di samping seniman dan kebudayaan.

“Letaknya di pusat kota, dan dapat dimanfaatkan masyarakat luas termasuk seniman dan budayawan. Terlepas saat ini status asetnya sendiri,” katanya.

Pada Kibar Budaya tahun ini diisi dengan pertunjukan seni dan budaya dari berbagai elemen sejak siang hingga malam hari. Juga diisi diskusi Quo Vadis Dewan Kebudayaa yang diisi berbagai narasumber.

Sementara itu Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra memberi arahan untuk memajukan seni dan budaya Tasikmalaya. Di samping pertunjukan, juga membangun kemandirian ekonomi melalui berbagai produk seni.

“Artinya harus seiring sejalan ikhtiar ekonominya. Semisal produk seni yang dikolaborasikan dengan wisata lainnya.”

“Apakah itu iket sunda berbahan batik tasik, sendal tarumpah yang sering digunakan pertunjukan seni,” ujarnya.

Ia menambahkan, baik seniman maupun budayawan dapat duduk bersama untuk memajukan Tasikmalaya. Pemerintah akan mencoba memfasilitasi dalam program yang sudah dicanangkan. ***