PARLEMENTARIA

Inilah Potensi Daerah Menurut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya

×

Inilah Potensi Daerah Menurut Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya

Sebarkan artikel ini
Potensi Daerah
Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat.

KAPOL.ID – Kabupaten Tasikmalaya memiliki berbagai potensi. Di antaranya dikemukakan oleh Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat, Selasa (13/5/2025).

Menurut Budi Ahdiat, potensi daerah Kabupaten Tasikmalaya bertumpu pada kekuatan sosial dan ekonomi yang besar. Kekuatan pada kedua sektor itulah yang menjadi fondasi pembangunan jangka panjang.

Kekuatan sosial yang politikus Partai Gerindra itu maksud antara lain budaya gotong royong yang masih melekat di tengah masyarakat. Itulah yang menjadi nilai sosial khas Kabupaten Tasikmalaya.

“Budaya gotong royong merupakan warisan sosial dan harus terus kita lestarikan. Kita jaga semangat saling bantu ini sebagai kekuatan lokal,” terang Budi.

Masih pada sektor budaya, Budi mengemukakan data bahwa hampir semua desa di Tasikmalaya memiliki kelompok kesenian yang aktif. Ia menyebut Kampung Adat Naga sebagai contoh. Di sana memang terjadi pelestarian tradisi Sunda, sebagai warisan leluhur.

Sementara pada sektor lainnya, Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi pertanian yang potensial. Pasalnya, ada seluas 47.376 hektare area persawahan produktif.

“Dari data yang kami terima, dengan luas area persawahan yang sedemikian itu wilayah kita mampu memproduksi padi sampai 819.383 ton per tahun. Belum lagi komoditas lainnya seperti teh, hortikultura, dan palawija,” lanjut Budi.

Berbagai komoditas dari hasil pertanian tersebut jelas dapat menjadi nafas perekonomian Kabupaten Tasikmalaya. Bagi Budi, tinggal bagaimana daya topang teknologi dan akses pasar agar sektor pertanian dapat berkembang lebih pesat lagi.

Potensi lainnya yang ada di Kabupaten Tasikmalaya adalah kreativitas masyarakat dalam memproduksi kerajinan. Di beberapa kecamatan ada sentra produksi batik, kulit, dan anyaman bambu. Pasarnya bukan lagi lokal, melainkan nasional bahkan internasional.

“Industri kerajinan ini sangat penting, karena menyerap banyak tenaga kerja. Maka, Pemerintah harus mendukungnya. Nanti, ini akan berkolerasi dengan sektor jasa seperti koperasi simpan pinjam, jasa real estate, bahkan asuransi yang sekarang mulai tumbuh,” lanjut Budi.

Selanjutnya pada sektor pendidikan. Ada lebih dari 1.291 SD/MI, 533 SMP/MTs, dan 330 SMA/SMK/SLB di Kabupaten Tasikmalaya. Termasuk di dalamnya lebih dari 1.300 pesantren.

Untuk sarana pengikat wisatawan, Kabupaten Tasikmalaya juga memiliki banyak objek wisata. Antara lain Gunung Galunggung, Curug Dendeng, Curug Badak, pantai selatan dan lain sebagainya. Termasuk objek wisata religi seperti Goa Safarwadi di Pamijahan.

“Objek wisata yang ada itu tinggal dikelola secara profesional saja. Itu akan jadi daya tarik wisatawan yang besar. Maka, mari kita smua terlibat untuk memanfaatkan potensi-potensi daerah yang ada itu,” Budi optimistis.

Support  KAPOL with subscribe, like, share, and comment

Youtube : https://www.youtube.com/c/kapoltv

Portal Web : https://kapol.tv/
Portal Berita : https://kapol.id/
Facebook : https://www.facebook.com/kabar.pol
Twiter : https://twitter.com/kapoltv